Minggu, 18 Januari 2026

LPPM dan Fakultas Kedokteran UNIBA Sukses Gelar Seminar Internasional ke-4, Bahas Mitigasi Risiko Kesehatan di Iklim Tropis

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Rektor UNIBA, jajaran LPPM, Dekan Fakultas Kedokteran, seluruh dosen, narasumber internasional, dan mahasiswa Fakultas Kedokteran berpose bersama seusai rangkaian Seminar Internasional Fakultas Kedokteran ke-4, Kamis (4/12)/ M. Sya’ban

batampos – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Batam bersama Fakultas Kedokteran UNIBA sukses menyelenggarakan Seminar Internasional Fakultas Kedokteran ke-4 pada Kamis, 4 Desember 2025 di Rumengan Hall Universitas Batam.

Dengan tema “Mitigating Occupational Health Risks: An Update on Managing Tropical Climate Related Workplace Emergencies,” kegiatan ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari akademisi, praktisi kesehatan, tenaga medis industri, hingga mahasiswa.

BACA JUGA: UNIBA dan UiTM Malaysia Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lintas Negara lewat PKM Internasional

Seminar ini menghadirkan pembicara nasional dan internasional yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan kerja dan penanganan kedaruratan, di antaranya:

dr. Muzakir, M.K.M – Plt. Direktur Pengembangan Kelembagaan K3 (Keynote Speaker)

dr. Adam Herman, M.Med(OM), Sp.Ok – Indonesia

Dr. dr. Iqbal Mochtar, MPH, MKKK, DiplCard, DoccMed, Sp.Ok, FRSPH – Qatar

Dr. Ho Vui Kian, M.Med (Anaes), FANZCA – Singapura

Para narasumber memaparkan isu terkini seputar risiko kesehatan kerja di wilayah tropis, penanganan emergensi di tempat kerja, hingga strategi pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja di era industri modern yang semakin kompleks.

Rektor Universitas Batam, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., IPU., ASEAN Eng, dalam sambutannya menegaskan bahwa Fakultas Kedokteran UNIBA telah menjadi salah satu pusat unggulan kedokteran okupasi di Provinsi Kepulauan Riau. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara kedokteran preventif dan kedokteran darurat untuk menjawab tantangan kesehatan kerja di daerah beriklim tropis seperti Batam.

“Wilayah tropis memiliki risiko lingkungan kerja yang khas dan sering kali ekstrem. Karena itu, penguatan kapasitas tenaga kesehatan dalam mitigasi dan respons darurat menjadi hal yang sangat penting. Fakultas Kedokteran UNIBA siap menjadi bagian dari solusi,” ujar Rektor.

Sementara Kepala LPPM Universitas Batam, Dr. Malahayati Rusli Bintang, BSc., MPH, menyebut bahwa seminar ini merupakan langkah strategis UNIBA dalam memperkuat kontribusi akademik dan riset di bidang kesehatan kerja.

“Kegiatan internasional ini mempertemukan para pakar lintas negara untuk bertukar wawasan dan pengalaman. Ini bukan hanya forum ilmiah, tetapi juga momentum memperluas jejaring riset dan memperkaya inovasi UNIBA di bidang occupational health dan emergency medicine,” ujarnya.

Ia menambahkan, materi yang dibahas para pembicara sangat relevan dengan tantangan industri di Batam sebagai kota manufaktur dan kawasan industri terbesar di Sumatra.

“Mitigasi risiko kerja di iklim tropis adalah isu penting bagi pekerja di sektor galangan kapal, elektronik, migas, dan manufaktur. Seminar ini membuka ruang bagi pendekatan yang lebih komprehensif dan berbasis riset,” tegas Malahayati.

Penyelenggaraan seminar internasional ini menegaskan komitmen Universitas Batam dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas SDM kesehatan di Indonesia. Kolaborasi akademik yang melibatkan Indonesia, Qatar, dan Singapura tersebut memperkuat posisi UNIBA sebagai pusat pengembangan ilmu kedokteran kerja dan penanganan kedaruratan yang berorientasi global.

Dengan antusiasme tinggi peserta dan materi ilmiah yang komprehensif, Seminar Internasional Fakultas Kedokteran ke-4 ini menjadi bukti keberlanjutan langkah UNIBA dalam memperkuat riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan. (*)

Reporter: Syaban

Update