Minggu, 11 Januari 2026

Macet dari Simpang Dam hingga Bukit Daeng, Warga Harap Pelebaran Jalan Tersambung hingga Sagulung

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Proyek pelebaran jalan Ahmad Yani. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Proyek pelebaran Jalan Ahmad Yani dari simpang Kepri Mall ke simpang Panbil semakin mendekati tahap akhir. Dengan sebagian besar ruas jalan sudah selesai dilebarkan menjadi lima lajur, warga kini mulai menyuarakan harapan agar proyek strategis ini dilanjutkan ke arah Batuaji, tepatnya mulai dari simpang Dam hingga Bukit Daeng.

Pantauan di lapangan, Selasa (29/7), pengerjaan jalan terus dikebut. Beberapa titik sudah memasuki tahap pengaspalan, sementara di sekitar simpang Panbil masih dilakukan semenisasi dan pengerasan lajur baru. Akses masuk ke kawasan Panbil Mall ditutup sementara demi kelancaran pengerjaan proyek.

Kini, dengan jalur lima lajur segera dapat digunakan, masyarakat menilai penting untuk memperpanjang pelebaran ke arah Sagulung. Ruas jalan dari simpang Dam hingga Bukit Daeng saat ini hanya terdiri dari dua jalur untuk dua arah dan menjadi langganan macet, terutama di jam sibuk pagi dan sore hari.

Baca Juga: Teror Order Fiktif Sasar Tiga Kantor Media di Kepri, AJI Desak Polisi Usut Pelaku

Amir, warga Batuaji, menyampaikan harapannya agar proyek pelebaran tidak berhenti hanya sampai simpang Panbil. Menurutnya, perlu ada kesinambungan infrastruktur agar arus lalu lintas dari wilayah industri Mukakuning hingga permukiman padat di Tembesi dan Sagulung bisa mengalir lancar.

“Kalau bisa pelebarannya disambung terus sampai Batuaji dan Tembesi. Jalan dari simpang Dam sampai Bukit Daeng itu tiap pagi dan sore macet parah. Kalau lima lajur bisa tembus sampai ke sana, pasti arus kendaraan jauh lebih lancar,” ujar Amir.

Menurut dia, pembangunan jalan yang merata akan memberi dampak besar terhadap mobilitas warga dan distribusi barang di kawasan industri dan permukiman. Apalagi, wilayah Sagulung dan Batuaji dikenal padat penduduk dan memiliki aktivitas kendaraan tinggi.

Pelebaran lanjutan juga dinilai sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong pengembangan kawasan hinterland. Warga berharap agar Pemko Batam dan BP Batam segera memasukkan proyek lanjutan ini dalam agenda prioritas infrastruktur berikutnya.

Baca Juga: Polisi Masih Selidiki Kasus Keributan Saguba, Dua Pihak Bersikeras Lanjutkan Proses Hukum

Sebelumnya, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Batam. Ia menyebutkan bahwa jalan dan konektivitas wilayah menjadi kunci penting mendukung pertumbuhan ekonomi dan kenyamanan warga.

“Infrastruktur yang mumpuni adalah tulang punggung kemajuan kota. Kita akan terus evaluasi dan sesuaikan pembangunan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya beberapa waktu lalu. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Update