Sabtu, 3 Januari 2026

Malam Natal GEKARI Batam Berlangsung Khidmat dan Penuh Sukacita, Diwarnai Aksi Berbagi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Suasana perayaan malam Natal di Gereja Kasih Karunia Indonesia (GEKARI) House of Peace, Rabu (24/12). Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Gereja Kasih Karunia Indonesia (GEKARI) House of Peace menggelar perayaan Malam Natal, Rabu (24/12). Perayaan Malam Natal tahun ini mengusung tema “Jangan Takut, Telah Lahir Bagimu Juruselamat” (Lukas 2:10–11), yang mengajak jemaat untuk kembali menghayati makna kelahiran Yesus Kristus sebagai Juru Selamat umat manusia.

Pendeta GEKARI House of Peace, Ps. Rida Loho, S.Th, dalam khotbahnya menyampaikan bahwa inti dari perayaan Natal adalah kabar sukacita atas kelahiran Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia dari dosa.

“Hari ini telah lahir Juru Selamat di Kota Daud. Berita Natal adalah berita yang menyenangkan bagi seluruh bangsa, karena Yesus datang ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan manusia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Yesus Kristus datang ke dunia dan menjadi sama dengan manusia, dilahirkan oleh Maria, namun tanpa dosa. Hal inilah yang menjadi dasar keselamatan bagi umat manusia.

“Manusia suka berbuat dosa, tetapi Tuhan Yesus tidak berdosa. Ia lahir tanpa benih dosa. Karena itu, Natal menjadi berita sukacita bagi semua orang,” katanya.

Ps. Rida juga mengajak jemaat untuk merespons berita Natal dengan penuh semangat, sukacita, serta hidup yang berkenan kepada Tuhan, sebagaimana kisah para gembala yang menerima kabar kelahiran Yesus dari malaikat.

“Para gembala awalnya takut, tetapi malaikat berkata: Jangan takut, sebab aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa. Kiranya jemaat pulang dari tempat ini dengan hati yang bahagia dan penuh sukacita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal GEKARI House of Peace, Piter Sitompul, ST, mengatakan perayaan Malam Natal menjadi momentum penting bagi umat Kristiani untuk kembali merefleksikan makna kelahiran Yesus Kristus.

“Setiap malam Natal kita selalu merayakan, karena Juru Selamat, Yesus Kristus, telah lahir ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari dosa-dosa. Natal mengingatkan kita akan kasih Tuhan bagi umat manusia,” ungkapnya.

Selain ibadah, perayaan Malam Natal juga diisi dengan aksi berbagi kasih. Panitia menyalurkan bingkisan Natal kepada anak-anak, ibu-ibu kurang mampu, serta para lansia yang membutuhkan.

“Setiap Natal kami selalu berbagi kasih dan berkat kepada anak-anak, ibu-ibu kurang mampu, dan lansia. Ini menjadi bagian dari wujud kasih Natal,” tambahnya.

Ia berharap, melalui perayaan ini, jemaat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yesus Kristus dan menguatkan iman dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Jemaat mengikuti ibadah dengan antusias, termasuk saat penyalaan lilin, di mana jemaat juga diajak menyalakan lampu flash pada telepon genggam masing-masing. Perayaan semakin bermakna dengan penayangan video singkat tentang kelahiran Yesus Kristus.

Perayaan Malam Natal GEKARI Batam ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan umat Kristiani di Kota Batam dalam menyambut Hari Raya Natal 25 Desember 2025. (*)

Update