Sabtu, 10 Januari 2026

Malaysia dan Singapura Mendapat Limpahan Arus Mudik Lebaran dari Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
ilustrasi

batampos – Menjelang Lebaran, tiket penerbangan domestik dari Batam ke beberapa kota tujuan seperti Padang dan Pekanbaru sudah habis terjual. Kondisi ini membuat sejumlah warga mencari alternatif, salah satunya dengan berangkat dari Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, dan Singapura. Selain ketersediaan tiket yang masih ada, harganya juga relatif lebih murah.

Trisna, warga Batam Center, hampir saja tidak bisa pulang ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat. Ia sudah berusaha mencari tiket sejak H-8 Lebaran, tetapi semua penerbangan ke Padang dari Batam sudah penuh.

“Untuk tiket domestik Batam-Padang dan Batam-Pekanbaru sudah habis. H-8 saja sudah tidak ada tiket lagi,” ujarnya.

Awalnya, Trisna berharap maskapai akan menambah penerbangan ekstra menjelang Lebaran. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda penambahan penerbangan dari pihak maskapai.

“Sampai sekarang tidak ada tanda-tanda extra flight. Semua kosong, baik di agen perjalanan maupun aplikasi penjualan tiket online,” tambahnya.

Setelah mencari alternatif, Trisna akhirnya mendapatkan tiket dari Kuala Lumpur ke Padang dengan harga Rp800 ribuan untuk keberangkatan 28 Maret 2025. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan tiket Batam-Padang yang sebelumnya mencapai hampir Rp1,5 juta.

“Dapat tiket dari Kuala Lumpur ke Padang seharga Rp800 ribu. Lebih murah dibanding Batam-Padang yang waktu itu hampir Rp1,5 juta,” jelasnya.

Meskipun harus mengeluarkan biaya tambahan sekitar Rp575 ribu untuk tiket pesawat pulang-pergi Batam-Kuala Lumpur, ia tetap memilih jalur ini karena total biaya masih lebih hemat dibanding tiket langsung dari Batam ke Padang.

“Lebih murah juga, meskipun agak capek. Yang penting bisa pulang kampung,” pungkasnya.

Lonjakan permintaan tiket pesawat menjelang Lebaran memang menjadi fenomena tahunan. Warga pun harus mencari berbagai alternatif untuk bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Anton, warga yang hendak ke Jambi, juga heran mengapa tiket domestik begitu cepat habis.

“Bingungnya kenapa tiket domestik habis, padahal jumlah maskapai di Indonesia banyak,” imbuhnya.

Ia juga heran mengapa harga tiket domestik Indonesia lebih tinggi dibanding tiket dari luar negeri. Padahal, dari luar negeri, ia bisa mendapatkan tiket seharga Rp600 ribuan.

“Kalau dari Malaysia, bisa dapat Rp600 ribuan. Begitu juga dari Singapura. Nah, kalau dari Batam tiket pasti lebih mahal dan cepat habis,” katanya.

Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Erik Mario Sihotang, membenarkan adanya lonjakan penumpang tujuan Malaysia dari Batam. Menurutnya, akhir pekan ini saja sudah ada peningkatan penumpang dibanding pekan lalu.

“Ya, untuk lonjakan penumpang ke Malaysia sekitar 21 persen pada minggu ini,” tegasnya.

Ia menduga lonjakan penumpang disebabkan oleh ketersediaan tiket di bandara luar negeri seperti Kuala Lumpur. Bahkan, untuk bisa sampai ke Kuala Lumpur, warga cukup membeli tiket Rp575 ribu, lebih murah dibanding ke Singapura.

“Prediksi lonjakan tanggal 28 Maret mendatang. Ada permintaan extra trip tanggal itu juga,” pungkas Erik. (*)

Update