Kamis, 22 Januari 2026

Marak Aksi Bunuh Diri di Jembatan Barelang, Polisi Tingkatkan Patroli

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jembatan I Barelang. (Foto: Arjuna)

batampos – Kasus bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan I Barelang kembali marak pada awal tahun ini. Sedikitnya tercatat tiga kejadian, dengan dua korban ditemukan meninggal dunia, sementara satu korban berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melintas di bawah jembatan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, jajaran Polresta Barelang meningkatkan upaya pencegahan dengan memperketat patroli di sekitar kawasan jembatan, baik dari darat maupun perairan.

Kasat Polairud Polresta Barelang, Kompol I Kade Dwi Suryawandika, mengatakan patroli rutin dilakukan setiap hari, termasuk menggunakan kapal untuk mengawasi area perairan di bawah Jembatan Barelang.

“Kami melakukan patroli di area jembatan, termasuk patroli laut menggunakan kapal di bawah jembatan. Ini kami lakukan secara rutin setiap hari,” ujarnya.

Baca Juga: Tertangkap, Anak Remaja Mengaku Sudah 15 Kali Mencuri Motor

Selain patroli, pihak kepolisian juga memasang spanduk imbauan di sejumlah titik strategis. Spanduk tersebut berisi pesan kemanusiaan agar masyarakat tidak mengambil keputusan singkat untuk mengakhiri hidup.

“Kami memasang imbauan dengan pesan bahwa selalu ada jalan dan ada orang-orang yang peduli terhadap kita,” kata Kade.

Upaya serupa juga dilakukan Polsek Sagulung. Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, menyampaikan bahwa pihaknya meningkatkan patroli dengan fokus pada pengawasan pengunjung agar tidak melewati pagar pembatas jembatan.

“Patroli kami lakukan secara rutin dengan mendatangi pengunjung sekaligus memberikan imbauan secara langsung,” ujarnya.

Baca Juga: Tahun ini, SMPN 67 Dibangun di Botania, Ruang Kelas Baru di Beberapa Sekolah Juga Ditambah

Husnul menambahkan, pihaknya turut berkoordinasi dengan petugas Ditpam BP Batam serta para pedagang di sekitar jembatan untuk bersama-sama mengawasi aktivitas pengunjung.

“Kami berpesan, jika melihat gerak-gerik yang mencurigakan, segera lakukan tindakan penyelamatan atau langsung menghubungi pihak kepolisian,” tutupnya. (*)

Update