
batampos – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Leo Putra, angkat bicara terkait maraknya parkir liar di trotoar hingga persoalan truk overloading yang kerap dikeluhkan masyarakat.
Menurutnya, permasalahan parkir liar di trotoar sudah menjadi perhatian serius Dishub Batam. Jalur yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki itu kini banyak berubah fungsi menjadi tempat parkir kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Memang ada banyak pengaduan masyarakat soal trotoar dijadikan parkir. Tapi saat ini jumlah personel Dishub yang khusus menangani lalu lintas sangat minim, hanya delapan orang,” kata Leo kepada Batam Pos, Jumat (15/8).
Baca Juga: Trotoar Berubah Jadi Parkiran, Hak Pejalan Kaki Tergusur
Ia menjelaskan, saat ini sebagian besar personel Dishub masih fokus melakukan penertiban reklame dan pengawasan truk overloading. Meski begitu, Leo memastikan dalam waktu dekat pihaknya juga akan turun langsung menertibkan parkir liar.
“Soal truk overloading, kemarin sudah dilakukan penertiban. Rata-rata truk yang melanggar itu bukan kendaraan Batam, melainkan dari luar daerah, mereka mengangkut barang masuk ke Batam lalu keluar pulau,” ujarnya.
Leo menegaskan, pihaknya akan melakukan konsolidasi dan mengerahkan tambahan personel untuk fokus pada penertiban parkir liar.
“Kami sudah rapat internal. Setelah ada penambahan personel, kami akan beri pembekalan, pasang rambu larangan parkir, sekaligus mengawasi langsung di lapangan,” tegasnya.
Baca Juga: Batu Berlubang, Destinasi Wisata Tersembunyi Batam yang Belum Banyak Diketahui
Namun, ia tak menampik keterbatasan lahan parkir menjadi salah satu pemicu maraknya parkir liar. Faktor lainnya, ada sebagian pengendara yang sengaja menghindari biaya parkir resmi sehingga memilih memanfaatkan trotoar.
“Pada dasarnya, trotoar itu untuk pejalan kaki, bukan untuk parkir kendaraan. Kami akan lakukan pengawasan ketat demi kebaikan bersama, terutama bagi pejalan kaki,” ucap Leo.
Terkait penambahan lahan parkir resmi, Leo menyebut hal itu masih dalam pembahasan bersama Pemko Batam dan BP Batam.
“Mungkin nanti akan diupayakan. Kalau soal itu, tentu butuh koordinasi lebih lanjut dengan Pemko dan BP,” jelasnya.
Leo juga mengakui, penambahan jumlah personel seharusnya dilakukan sejak lama. Karena baru menjabat, ia berkomitmen menata ulang agar penanganan di lapangan lebih efektif.
“Kami mohon masyarakat juga ikut mendukung. Jangan parkir sembarangan, apalagi di trotoar. Sebelum kami lakukan penertiban, sebaiknya tertiblah sejak sekarang,” tutupnya. (*)
Reporter: M. Sya’ban



