Sabtu, 17 Januari 2026

Masih Dibiarkan Semrawut, Reklame Liar Hiasi Setiap Sudut Batuaji-Sagulung

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Papan reklame yang masih marak di JPO di Batuaji dan Sagulung. f.Eusebius Sara

batampos– Reklame liar di kawasan Batuaji dan Sagulung hingga kini belum juga tersentuh penertiban. Pantauan Minggu (27/7), keberadaan baliho dan papan iklan liar masih marak terlihat, bahkan menjamur di fasilitas umum seperti jembatan penyeberangan orang (JPO) dan pepohonan penghijauan di sepanjang jalan utama.

Kondisi ini menuai keluhan dari warga yang menilai pemerintah kota belum serius menindaklanjuti komitmennya untuk menata kawasan tersebut. “JPO itu kan fasilitas umum, bukan tempat tempel-tempel iklan. Ini merusak estetika dan mengganggu pandangan,” kata Ester, warga Batuaji, kepada wartawan.

Selain di JPO, papan iklan liar juga terlihat menancap pada batang pohon penghijauan yang ditanam di pinggir jalan. Kebiasaan menempel reklame di pohon ini dikhawatirkan dapat merusak pertumbuhan pohon, yang sejatinya berfungsi sebagai penyejuk dan peneduh jalan.

BACA JUGA: Ribuan Reklame Liar di Batam Sudah Ditertibkan, Mayoritas Tak Jelas Pemiliknya

Warga berharap agar penertiban dilakukan secara menyeluruh dan tidak tebang pilih. “Jangan nunggu viral baru bergerak. Penertiban harus jalan terus dan merata, bukan hanya di pusat kota,” ujar Lingga, warga Genta I Batuaji.

Padahal, sebelumnya Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa penataan reklame liar adalah salah satu fokus pemerintahannya. Ia juga mengimbau agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak satu komando dalam membersihkan reklame liar yang mengganggu wajah kota.

Sayangnya, hingga hari ini, warga belum melihat adanya aksi konkret di lapangan, terutama di wilayah pinggiran seperti Batuaji dan Sagulung. Hal ini menimbulkan tanda tanya soal efektivitas instruksi wali kota yang disampaikan beberapa waktu lalu.

“Kalau memang ada komitmen dari pemko, seharusnya ada tindakan nyata. Ini malah makin semrawut, apalagi di JPO yang sangat terlihat oleh masyarakat luas,” tambah Amri seorang warga.

Diharapkan dalam waktu dekat, Pemko Batam benar-benar turun tangan melakukan penertiban secara serius dan merata. Penataan reklame bukan hanya soal keindahan kota, tapi juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga ruang publik yang tertib dan sehat. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Update