Sabtu, 24 Januari 2026

Masih Marak Balap Liar, Polisi Masuk Sekolah Beri Edukasi ke Pelajar

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Personel Sat Lantas Polresta Barelang bersama Polsek Sagulung menindak pembalap liar di Sei Pelenggut, Kecamatan Sagulung, beberapa waktu lalu. F. Husnul untuk Batam Pos

batampos — Maraknya aksi balap liar yang melibatkan remaja di sejumlah ruas jalan Kota Batam mendorong kepolisian memperkuat langkah pencegahan melalui pendekatan edukatif. Mulai pekan depan, polisi akan menyasar sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi langsung kepada para pelajar.

Balap liar hingga kini masih ditemukan di beberapa lokasi, seperti Sei Pelenggut, Kecamatan Sagulung, serta Simpang Bagan, Kecamatan Sei Beduk. Dari hasil penindakan sebelumnya, mayoritas pelaku merupakan remaja usia sekolah.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, mengatakan sosialisasi akan difokuskan pada pembinaan dan edukasi agar pelajar memahami risiko dan dampak hukum dari balap liar.

Baca Juga: Berkas Tahap I Kasus Laka Kerja PT ASL Jilid II Diterima Kejari Batam

“Mulai Senin depan kami turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan pembinaan dan edukasi kepada siswa,” ujarnya, Kamis (22/1).

Dalam sosialisasi tersebut, polisi akan menekankan bahaya balap liar yang berpotensi menimbulkan kecelakaan serius, bahkan merenggut nyawa, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

“Balap liar sangat rawan kecelakaan dan bisa membahayakan diri sendiri serta orang lain. Ini yang akan kami sampaikan kepada siswa,” tegasnya.

Husnul menambahkan, penindakan tetap dilakukan bagi pelajar yang kedapatan terlibat balap liar. Sanksi yang diberikan mulai dari penilangan oleh Satlantas hingga pemanggilan orang tua dan pihak sekolah.

“Langkah ini kami lakukan untuk memberikan efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex Yasral, menyebut pihaknya telah rutin menggelar patroli untuk mencegah balap liar di wilayah hukumnya.

“Patroli rutin terus dilakukan. Saat ini balap liar sudah tidak ditemukan, namun masih ada pelanggaran berupa penggunaan knalpot brong,” ujarnya.

Baca Juga: Promosi Klinik Kecantikan Diduga Bermuatan Pornografi, Dinkes Batam Layangkan Teguran Keras

Menurut Alex, upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran orang tua dinilai sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hari.

“Pengawasan orang tua sangat dibutuhkan demi keselamatan anak-anak,” tutupnya.

Sebelumnya, aksi balap liar sempat marak di ruas jalan lurus kawasan galangan kapal Marcopolo, Sei Pelenggut. Meski telah ditindak oleh tim gabungan Polsek Sagulung dan Satlantas Polresta Barelang, aktivitas tersebut kembali muncul dan bahkan disiarkan secara langsung melalui media sosial TikTok, terutama saat akhir pekan. (*)

Update