Sabtu, 17 Januari 2026

Masih Muda Kok Sudah Jompo?

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Pengguna media sosial pasti sudah nggak asing sama istilah remaja jompo. Well, fenomena remaja jompo mulai muncul pada 2021 dan jadi makin sering digunakan. Panggilan itu ditujukan buat remaja yang kerap mengalami pegal-pegal, gampang lelah, hingga sakit punggung. Keluhan tersebut nggak spesifik menggambarkan suatu penyakit kok. Yuk, cari tahu penyebab kalian jompo sebelum waktunya! (c12/lai)

Sejak pandemi semua kegiatan beralih ke online. Kamu jadi menghabiskan lebih banyak waktu di rumah dan jarang melakukan aktivitas fisik di luar. Tentu, rebahan dan bermalas-malasan jadi kegiatan yang menyenangkan selama di rumah. Nggak heran kalau kamu selalu merasa lelah meskipun sedang tidak melakukan aktivitas apa pun. Psstt… kalau sudah pegal-pegal, itu sinyal dari tubuh biar kamu segera bergerak.

 

Pernah nggak pandangan tiba-tiba buram saat bangkit dari duduk? Itu merupakan salah satu gejala darah rendah. Darah rendah atau hipotensi adalah kondisi saat tekanan darah di bawah 90/60 mmHg. Padahal, tekanan darah normal antara 90/60 mmHg dan 120/80 mmHg. Akibatnya, pusing, lemas, kehilangan keseimbangan, bahkan pingsan.

 

Remaja rentan alami stres. Mulai persoalan relationship, akademis, pekerjaan, hingga situasi pandemi. Tekanan-tekanan tersebut sering kali bikin overthinking, huft. Stres ringan jika dibiarkan bisa menjadi depresi, lho. Take a break, it’s time to healing!.

 

Biasanya remaja jompo mengalami 5L (lemah, letih, lesu, lelah, dan lunglai) saat beraktivitas. Kondisi itu disebabkan kurangnya sel darah merah dalam tubuh. Well, anemia dan darah rendah berbeda, ya. Ketika sel darah merah berkurang, oksigen yang beredar di seluruh tubuh ikut berkurang. Tubuh pun jadi mudah lelah, lemas, mengantuk, otot sering pegal, dan sulit berkonsentrasi.

Nyeri punggung dan pinggang nggak cuma menyerang orang tua, lho. Punggung dan pinggang yang mudah sakit di usia muda disebabkan postur tubuh yang salah saat duduk. Apalagi, kamu menghabiskan waktu berjam-jam duduk di depan laptop untuk belajar atau bekerja. Biar nggak sakit, duduklah dengan punggung lurus bersandar pada sandaran kursi dan jangan duduk terlalu lama.

 

Sudah seharusnya seorang remaja itu energik dan penuh semangat. Mau sampai kapan bergantung pada krim otot, koyok, dan minyak kayu putih? Tubuh yang fit dan segar bakal membuatmu lebih ringan bergerak. Yuk, mulai kurangi kejompoanmu biar makin semangat mengejar impian. Follow the steps! (c12/lai)
1. Rutin berolahraga ringan seperti joging, bersepeda, dan berenang.
2. Kurangi rebahan, perbanyak aktivitas.
3. Minum air putih delapan gelas sehari.
4. Konsumsi makanan tinggi zat besi, buah dan sayur, serta vitamin.
5. Tidur yang cukup, no begadang!
6. Lakukan posisi duduk yang ergonomis dengan diselingi gerakan-gerakan peregangan.
7. Jaga pikiran tetap positif dengan melakukan kegiatan menyenangkan.
8. Reminder, jauhi rokok dan alkohol!.

 

” Loh, Jompo tapi Remaja? “

Reporter : Vany Aliffia
Editor : Agnes Dhamayanti

Siapa sih yang nggak kenal remaja? Remaja adalah waktu dimana seorang memasuki usia belasan hingga dua puluh tahunan. Nah, kira – kira sudah tahu apa itu remaja jompo? Atau jangan – jangan kamu termasuk salah satunya? Eits, jangan sampai ya karena hal ini dapat mengganggu kesehatan tubuh, lho! Namun, apa aja sih yang selalu dirasakan oleh remaja jompo menurut pendapat dari teman – teman Zets? Yuk Simak! (*)

F. Dok Pribadi

Dwi Retno Wulandari
Politeknik Negeri Batam
@dwilandari.23

Padatnya aktivitas daring yang dilakukan oleh remaja memungkinkan mereka duduk berjam – jam berhadapan dengan layar monitor atau gadget mereka, tanpa beristirahat ataupun melakukan peregangan tubuh. Hal inilah yang sering mengakibatkan timbulnya penyakit – penyakit seperti sakit pinggang, nyeri sendi, kesemutan, badan lemas disertai kepala pusing. Oleh karena itu, remaja jompo ini punya ciri khas starter pack yang unik. Adapun isi starter pack para remaja jompo terdiri sari beragam jenis obat – obatan dalam maupun luar, minyak angin, ataupun koyok. Perlengkapan ini sudah menjadi bagian kehidupannya yang layaknya amunisi harus tersedia di mana pun dan kapan pun. (*)

F. Dok Pribadi

Akbar Bobby Devano
Politeknik Negeri Batam
@dvano.o

Hidup di zaman sekarang rupanya gak kalah rumit dibandingkan zaman sebelumnya. Wajar, setiap zaman pasti memiliki persoalan sendiri – sendiri. Biasanya anak muda ini tasnya berisi gadget, peralatan makeup biar glowing dan berdandan setiap hari, atau mungkin benda penting lainnya, sekarang sudah bergeser menjadi kebutuhan P3K mulai dari koyo yang panas, minyak angin, balsem, hingga vitamin penambah darah pokoknya semuanya ada dan lengkap. Alih – alih bukannya membawa parfum, isi tas justru lebih direlakan untuk diisi dengan segala macam minyak, biasanya nggak peduli sepanjang hari mau dikata – katain sama orang. (*)

F. Dok Pribadi

Masyudul Haq Syaifullah
Politeknik Negeri Batam
@shoif.k

Menurutku, alasan mereka menyebut fenomena bahwa diri mereka jompo yaitu karena mereka lelah, rentan, atau lemah fisik. Hal ini juga berhubungan ketika ada pandemi Covid-19 dimana pemerintah memberlakukan aturan agar kita tetap di dalam rumah. Karena itulah remaja ini tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah setelah belajar mereka langsung tiduran, jarang olahraga dan bermalas – malasan. Tak luput juga dengan sahabat remaja jompo yakni minyak kayu putih, freshcare, salonpas, atau obat sakit kepala. (*)

 

 

Update