Jumat, 20 Februari 2026

Masyarakat Batam Harus Kenal Hukum Sejak Dini

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kegiatan penyuluhan hukum yang dilaksanakan Kejari Batam di Kampus Unrika Batam.

batampos – Maraknya aksi kejahatan di Batam menjadi catatan penting agar masyarakat memahami dan mengerti aturan hukum. Sehingga tindak pidana atau kejahatan bisa diminimalisir di lingkungan masyarakat.

Guna membangun kesadaraan hukum itu, Kejaksaan Negeri Batam rutin memberi penyuluhan hukum. Terutama di tempat-tempat pendidikan, karena kesadaraan hukum harus dimulai sejak dini.

Kali ini, penyuluhan hukum dilaksanakan Kejari Batam di Kampus Unrika Batam, yang bekerjasama dengan Kejari) Batam bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Batam. Ada ratusan mahasiswa dan mahasiwi yang hadir dalam penyuluhan hukum tersebut.


Baca Juga: KPLP Gelar Joint Exercise ISPS di Batam, Libatkan Australia dan Amerika Serikat

Kasi Intel Kejari Batam, Andreas Tarigan mengatakan penyuluhan hukum ke pada mahasiswa dan mahasiswi dari seluruh universitas di Kota Batam merupakan kegiatan rutin. Tujuannya meningkatkan kesadaran hukum kepada warga negara khususnya masyarakat yang statusnya sebagai pelajar ataupun mahasiswa.

“Penyuluhan ini untuk memperkaya khasanah pengetahuan para mahasiswa dan mahasiswi terhadap hukum dan perundang-undangan serta menciptakan generasi baru taat hukum untuk mengenali hukum sedini mungkin,” kata Andreas.

Menurut dia, Kejaksaan sebagai salah satu lembaga pemerintah yang menjalankan kekuasaan di bidang penegakan hukum mempunyai tanggung jawab moril memajukan generasi muda untuk senantiasa mengerti dan memahami tentang hukum dan permasalahannya. Apalagi saat ini tidak sedikit generasi muda yang tersandung kasus hukum.

Maka melalui penerangan hukum Kejari Batam berharap agar mahasiswa dan mahasiswi dapat menerima pelajaran serta mengenal apa itu hukum. Pengenalan hukum sejak dini juga diharapkan para intelektual muda melek akan hukum sehingga dapat terhindar dari perbuatan perbuatan yang menjurus ke pelanggaran hukum.

Baca Juga: Ada Bazar IKM di Kantor Wali Kota Batam, Yuk Berburu Batik!

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa dan mahasiswi di Kota Batam dapat termotivasi untuk berpartisipasi dalam penegakan hukum dan lebih berani menyampaikan pendapat yang dialaminya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Andreas.

Harapannya, generasi emas penerus bangsa dapat mendukung tegaknya hukum yang adil ketika terjun ditengah-tengah masyarakat. Penyuluhan hukum juga dapat dijadikan bahan pembelajaran untuk memperluas wawasan dalam menambah pengetahuan, mengenalkan, dan menanamkan nilai-nilai kehidupan yang baik bagi generasi penerus bangsa.

“Meningkatkan pemahaman hukum bagi para generasi muda di bangku pendidikan agar mereka mampu mengetahui hukum dan menjauhi hukuman,” pungkasnya.

Dalam penyuluhan hukum para mahasiswa bebas bertanya apapun terkait hukum yang ada di Indonesia. Antusias para peserta pun sudah terlihat sejak kegiatan dimulai. (*)

 

Reporter: Yashinta

SALAM RAMADAN