
batampos – Masyarakat yang memiliki anak usia sekolah mulai sibuk dengan pendaftaran sekolah. Ini jadi beban tersendiri bagi orangtua yang akan melanjutkan pendidikan anaknya sebab situasi ekonomi yang kurang bersahabat seperti lonjakan harga sejumlah barang kebutuhan pokok.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil tindakan yang tepat agar situasi yang kurang menguntungkan ini segera teratasi. Harga kebutuhan pokok segera ditekan demi kelancaran proses pendidikan anak-anak.
“Terus terang, sangat kewalahan saat ini. Belanja minimal Rp 50 ribu sehari. Penghasilan suami pas-pasan. Anak mau masuk sekolah. Ini tolong diperhatikan bapak ibu pemangku jabatan di pemerintahan. Ke sekolah negeri pun tetap butuh biaya. Harga sayuran, telur dan kebutuhan dapur pada naik. Tak tahu lagi mau gimana ini kedepannya,” keluh Anisyah, warga Batuaji.
Keluhan ibu-ibu ini sangat beralasan sebab saat ini harga kebutuhan dapur masih terlampau tinggi. Telur ayam masih diangka 55 ribu per papan. Begitu juga sayuran masih dua kali lipat dari harga normal. Cabe sebagai perlengkapan bumbu dapur juta melonjak tinggi. Cabe setan masih bertengger diangka Rp 90 ribu perkilogram.
“Masih tinggi. Terutama cabe. Cabe merah Rp 65 ribu perkilogram. Cabe setan Rp 90 ribu perkilogram,” ujar Usman, pedagang di Pasar Fanindo. (*)
Reporter : Eusebius Sara



