Sabtu, 11 April 2026

Masyarakat Kesulitan Dapatkan Minyak Goreng Harga Rp 14 Ribu

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Kenaikan harga minyak goreng berkisar 6-7 persen dibanding harga sebelumnya. Seperti,
minyak goreng kemasan dua liter, dari harga Rp 30 ribu, naik jadi Rp 32.500 per 2 liter. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Operasi Pasar yang digelar Pemerintah Kota Batam untuk minyak murah tidak merata, hal ini membuat masyarakat kesulitan mendapatkan minyak dengan harga Rp 14 ribu per liternya.

Penjualan minyak satu harga ini juga hanya tersedia di ritel moderen, sehingga tidak semua warga mendapatkan minyak murah tersebut. Hal ini membuat warga tetap membeli di pasar tradisional dengan harga Rp 17 ribu per liter.

Salah seorang warga Bengkong PKJ, Nurhalimah, mengakui tidak mendapatkan minyak satu harga di ritel moderen. Sudah beberapa kali mendatangi ritel moderen, namun selalu kehabisan.

“Mau tidak mau terpaksa beli di pasar moderen. Tidak mungkin tak masak hanya karena tidak dapat minyak murah,” kata dia, Minggu (23/1).

Ia mengatakan untuk dua liter minyak merek Salvaco dijual Rp 34 ribu. Merek minyak tersebut sudah yang paling murah bila dibandingkan dengan merek lainnya yang dijual Rp 36-37 ribu per liternya.

“Di sini tidak ada operasi pasar minyak goreng seperti di Batamcenter, Sekupang. Jadi rasanya tidak adil kalau digelar tidak merata,” sebutnya.

Ibu satu anak ini berharap, pemerintah bisa melanjutkan operasi pasar merata, sehingga masyarakat yang tidak kebagian juga merasakan minyak murah seperti warga lainnya.

“Kalau bisa adil, jadi semua dapat. Sekarang di pasar tradisional harga tidak turun. Mau tidak mau kami harus tetap membeli,” ujarnya.

Asep pedagang sembako di Pasar Bengkong Harapan mengatakan untuk harga komoditi kebutuhan pokok berangsur turun. Namun berbeda dengan minyak goreng yang belum mengalami penurunan harga. “Semua turun, kecuali minyak,” kata dia.

Untuk harga minyak ukuran 2 liter dijual beragam mulai dari Rp 24-36 ribu. Sementara ini memang banyak pembeli yang mengeluhkan soal harga ini, karena pemerintah sudah menetapkan satu harga.

“Alasannya tetap sama dengan penjual lainnya. Karena minyak ini kami beli dari distributor dengan harga yang tinggi. Jadi harga tidak mengalami penurunan,” ujarnya. (*)

Reporter : YULITAVIA

UPDATE