
batampos– Kisah pilu menyelimuti warga Kavling Cendrawasih, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang.Ini setelah penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dalam kondisi seorang diri di sebuah gubuk tua, Rabu (3/12) sore. Korban diketahui bernama Desmui bin Sarbanu, berusia 82 tahun, asal Kendal, Jawa Tengah.
Selama hampir 27 tahun, Desmui hidup menyendiri di gubuk berdinding seng yang berdiri tepat di samping Pondok Tahfidz Darul Huffazh Sekupang. Warga setempat menyebut, almarhum tidak memiliki anggota keluarga atau kerabat yang mereka ketahui selama tinggal di lingkungan tersebut.
BACA JUGA:Â Patroli KSOP Batam Evakuasi Mayat Tanpa Identitas dari Perairan Batu Ampar
“Korban diketahui sudah lama tinggal sendirian,” ungkap Kanitt Polsek Sekupang, Ipda Riyanto.
Penemuan jasad Desmui berawal saat dua warga mencium bau menyengat dan melihat banyak lalat berkerumun di sekitar gubuk sekitar pukul 11.30 WIB. Ketika disenter dari luar, warga memastikan sumber bau berasal dari bagian dalam gubuk. Temuan tersebut lalu dilaporkan kepada Ketua RW dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas Patam Lestari.
Tak lama setelah itu, personel Polsek Sekupang bersama Tim Inafis Polresta Barelang tiba dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jasad kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lanjutan.
Riyanto menambahkan, kasus ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap warga lanjut usia yang hidup sendiri tanpa dukungan keluarga.
“Ini menjadi refleksi bagi kita semua. Jika mengetahui ada warga yang hidup sendirian dan membutuhkan bantuan, mari saling peduli dan berkoordinasi dengan perangkat lingkungan,” ucapnya. (*)
Reporter: Rengga



