Selasa, 13 Januari 2026

MedcoEnergi Resmikan Pembangkit Listrik Ramah Karbon di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi, fasilitas pembangkit listrik Add-On Combined Cycle Power Plant (CCPP) di Tanjung Uncang, Batam, yang dioperasikan MedcoEnergi melalui Medco Power Indonesia.F. Humas Medco untuk Batam Pos

batampos – PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) melalui anak usahanya, PT Medco Power Indonesia (Medco Power), resmi memulai operasi komersial (COD) Pembangkit Listrik Add-On Combined Cycle Power Plant (CCPP) berkapasitas 39 megawatt (MW) di Tanjung Uncang, Batam, (8/11).

Proyek ini dikembangkan oleh PT Energi Listrik Batam (ELB), anak perusahaan Medco Power, berdasarkan perjanjian jual beli listrik jangka panjang dengan PT PLN Batam.

Melalui proyek ini, fasilitas pembangkit open-cycle berkapasitas 70 MW dikonversi menjadi pembangkit combined cycle berkapasitas 109 MW.

Teknologi ini memanfaatkan panas buang dari turbin gas untuk menghasilkan listrik tambahan melalui turbin uap, meningkatkan efisiensi energi sekaligus menekan emisi karbon hingga 50 persen.

Presiden Direktur & CEO Medco Power Indonesia, Eka Satria, mengatakan proyek tersebut menjadi langkah nyata perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem ketenagalistrikan di Batam dan Bintan.

“Dengan menghasilkan lebih banyak listrik dari sumber energi yang sama, proyek ini sejalan dengan fokus kami dalam mengoptimalkan aset dan menurunkan intensitas karbon,” kata Eka.

CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato, menambahkan bahwa proyek ini memperkuat komitmen MedcoEnergi dalam membangun portofolio energi yang efisien, rendah karbon, dan berkelanjutan.

“Kami ingin berkontribusi pada keandalan energi nasional dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.

Proyek tersebut diselesaikan dengan lebih dari 2,7 juta jam kerja aman tanpa insiden kehilangan waktu kerja, menunjukkan standar tinggi Medco Power dalam keselamatan, efisiensi, dan kinerja operasional. (*)

Update