
batampos – Menjelang perayaan dan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wali Kota Batam Amsakar Achmad menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam untuk memperketat pengecekan kelaikan kendaraan, baik melalui uji KIR maupun ramp check (pemeriksaan teknis kendaraan di lapangan).
Instruksi ini dikeluarkan karena diperkirakan akan terjadi lonjakan signifikan jumlah penumpang dan volume kendaraan pada periode libur Nataru, termasuk kenaikan jumlah penumpang pesawat dari rata-rata 10–11 ribu menjadi 12–13 ribu orang per hari.
Kadis Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, mengatakan Dishub telah menyiapkan langkah intensif untuk memastikan seluruh kendaraan yang beroperasi memenuhi standar keselamatan, mulai dari angkutan umum, kendaraan pribadi, armada pariwisata hingga angkutan barang.
“Uji KIR sekarang gratis. Kami tetap mengimbau semua operator wajib melakukan KIR agar mengetahui kelayakan kendaraannya,” ujar Leo kepada Batam Pos, Senin (8/12) siang.
Baca Juga: Rumus UMP 2026 Belum Jelas, Dewan Pengupahan Kepri Hentikan Pembahasan
Menurut Leo, Dishub bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Ditlantas Polda Kepri, dan Polresta Barelang sudah mulai melakukan ramp check sejak awal Desember dan akan meningkatkan frekuensi pemeriksaan dalam waktu dekat. Pemeriksaan dilakukan baik di terminal, pelabuhan, maupun titik lalu lintas utama di Kota Batam.
“Fungsi ramp check itu memastikan kesiapan kendaraan yang digunakan masyarakat. Kami juga turun ke pelabuhan roro untuk mengecek armada yang keluar masuk Batam agar masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman,” jelasnya.
Leo menambahkan, mulai H-7 menjelang Nataru, pemeriksaan intensif akan dilakukan terhadap seluruh jenis kendaraan, termasuk angkutan barang yang rentan dioperasikan tanpa pengecekan berkala.
“Jangan sampai ada angkutan barang yang tidak layak tetap beroperasi. Ini demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Ia mengakui, setiap tahun menjelang Nataru terjadi lonjakan aktivitas kendaraan, baik dari masyarakat yang keluar Batam menuju Tanjungpinang, Karimun, dan Bintan, maupun arus kedatangan wisatawan.
“Lonjakan ini pasti ada. Karena itu pengawasan akan kami perketat,” katanya.
Baca Juga: Transportasi Gratis Pelajar Rempang–Galang Diperkuat Armada Baru
Dishub juga menyiagakan petugas di sejumlah pelabuhan utama, seperti Pelabuhan Sekupang, Telaga Punggur, dan terminal penumpang lainnya, untuk memastikan setiap kendaraan yang keluar-masuk Batam sudah diperiksa.
“Di Pelabuhan Sekupang rata-rata kendaraan menuju luar Batam cukup banyak. Begitu juga di bandara. Maka pengawasan harus maksimal,” ujarnya.
Selain ramp check, Dishub bersama lintas instansi juga menyiapkan posko pengawasan dan pelayanan masyarakat menjelang Nataru.
Posko tersebut mulai beroperasi pada H-7 dan difokuskan untuk pengawasan arus transportasi, pelayanan informasi, serta penanganan kedaruratan lalu lintas.
“Tim akan mulai jalan satu minggu sebelum Nataru,” kata Leo. (*)
Reporter: M. Sya’ban



