
batampos – Penyelidikan kasus penemuan jasad bayi perempuan di perairan Pantai Tanjung, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kamis (22/1) lalu, masih menemui kendala. Hingga kini, Polisi mengakui petunjuk yang diperoleh masih sangat terbatas untuk mengungkap identitas pelaku pembuangan maupun ibu dari bayi tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Noval Adimas Ardianto, mengatakan minimnya petunjuk di lapangan membuat proses pelacakan pelaku berjalan tidak mudah. Polisi masih terus mengumpulkan informasi dari berbagai sumber untuk memperjelas rangkaian peristiwa.
“Petunjuk masih minim, sehingga kami kesulitan melacak pelaku pembuangan atau ibu korban,” ujar Iptu Noval, Senin (9/2). Meski demikian, ia menegaskan penyelidikan tetap berlanjut.
Baca Juga: Pendaftaran Pelatihan Kerja Gratis Disnaker Batam Dibuka Mulai Hari Ini, Simak Syaratnya
Menurutnya, kondisi lokasi penemuan turut mempersulit pengungkapan kasus. Bayi tersebut ditemukan mengapung di laut, sehingga besar kemungkinan jasad bayi tidak dibuang tepat di lokasi awal ditemukan.
“Bayi ini agak susah ditelusuri karena bisa saja dihanyutkan dari tempat lain, lalu terbawa arus sampai ke lokasi penemuan,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, jasad bayi diperkirakan telah berada di air sekitar dua hari sebelum ditemukan warga.
Sebelumnya, Kapolsek Lubuk Baja, Deni Langie, menyampaikan bahwa pihaknya juga melakukan penelusuran informasi ke sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Kota Batam sebagai bagian dari upaya penyelidikan.
Baca Juga: RSBP Batam Bidik Status RS Pendidikan, Kemenkes Beri Dukungan Prinsip
Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya perempuan yang menjalani tindakan kuret atau pembersihan ari-ari dalam rentang waktu yang berkaitan dengan penemuan jasad bayi. Polisi juga mengimbau pihak rumah sakit agar segera melapor apabila menemukan indikasi yang mengarah pada kasus tersebut.
Hingga kini, polisi masih terus mendalami seluruh keterangan dan bukti yang ada. “Masih terus kita cari tahu,” ujar Iptu Noval. Kepolisian berharap dengan pendalaman berkelanjutan, identitas pelaku dan latar belakang pembuangan bayi tersebut dapat segera terungkap. (*)



