Selasa, 13 Januari 2026

MLT Perumahan Batam Tembus Rp28,2 Miliar

BPJS Ketenagakerjaan Genjot Akses Rumah Pekerja

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya, Suci Rahmad. F. Fiska Juanda/Batam Pos

batampos – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batam Nagoya menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong kepemilikan hunian layak bagi pekerja. Sepanjang 2025, total penyaluran Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan di wilayah kerja mereka menembus Rp28,2 miliar.

Program ini menjadi salah satu upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk memberikan kepastian akses rumah bagi pekerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan peserta.

Dari total penyaluran tersebut, porsi terbesar berasal dari Program Kredit Konstruksi (KK) yang mencapai Rp25 miliar. Berikutnya, Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) dengan realisasi Rp2,4 miliar dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) senilai Rp798 juta. Sementara itu, belum ada penyaluran bagi Program Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP).

Dominasi Kredit Konstruksi yang menyumbang 88,41 persen dari total penyaluran menunjukkan peran strategis BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya dalam mempercepat pembangunan hunian pekerja di Batam.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya, Suci Rahmad, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui jaminan sosial ketenagakerjaan dalam menyediakan manfaat jangka panjang bagi pekerja.

“Angka Rp28,2 miliar ini bukan sekadar deretan nominal, tetapi harapan dan kunci pembuka pintu rumah bagi peserta kami yang mendambakan hunian layak. Dominasi Kredit Konstruksi menunjukkan langkah strategis kami dalam bekerja sama dengan pengembang untuk menjamin ketersediaan hunian terjangkau bagi pekerja,” ujar Suci.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi agar seluruh jenis MLT, termasuk PUMP, dapat dimanfaatkan optimal sesuai kebutuhan peserta.

“Kami mengajak seluruh pekerja, baik sektor formal maupun informal, untuk aktif menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain perlindungan risiko kerja dan hari tua, mereka juga mendapatkan akses ke program kesejahteraan seperti MLT Perumahan. Ini wujud komitmen kami: Kerja Keras, Bebas Cemas,” ucapnya. (*)

Update