
batampos – Penyelidikan kasus penemuan jasad bayi laki-laki di dalam karung di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, terus berlanjut. Hingga Kamis (2/7), penyidik Polsek Lubuk Baja masih memfokuskan pemeriksaan terhadap ibu biologis korban yang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara motif dan penyebab kematian bayi belum dapat dipastikan.
Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Gihon Lumban Raja, mengatakan proses penyidikan masih berjalan dan penyidik terus mengumpulkan keterangan serta alat bukti untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut.
“Masih berjalan pemeriksaannya, belum bisa kita simpulkan. Bukti-bukti lainnya juga masih kami telusuri,” ujar Iptu Gihon, Kamis (2/7).
Menurutnya, hingga saat ini penyidik belum dapat memberikan keterangan lebih jauh mengenai motif dugaan pembuangan bayi maupun penyebab pasti kematian korban. Seluruh hasil pemeriksaan masih dianalisis dan akan dicocokkan dengan alat bukti yang telah dikumpulkan.
Selain memeriksa tersangka, polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Peran ayah biologis bayi yang sebelumnya diamankan sebagai saksi juga masih menjadi bagian dari penyelidikan dan belum dapat disimpulkan.
Gihon menegaskan penyidik tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan. Setiap keterangan yang diperoleh akan diverifikasi dengan hasil pemeriksaan medis, barang bukti, serta fakta-fakta lain yang ditemukan selama proses penyidikan.
Kasus ini menyita perhatian masyarakat setelah jasad bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah karung beras di selokan Jalan Yos Sudarso pada Minggu (28/6). Penemuan tersebut mengawali penyelidikan intensif yang kemudian mengarah kepada ibu biologis korban sebagai tersangka.
Polsek Lubuk Baja memastikan pengusutan perkara akan terus dikembangkan hingga seluruh fakta terungkap. Polisi menegaskan setiap perkembangan penyidikan, termasuk kemungkinan adanya tersangka lain, akan ditentukan berdasarkan alat bukti yang sah dan hasil pemeriksaan yang masih berlangsung.(*)

