Rabu, 14 Januari 2026

Mulai 2026, Layanan Trans Batam Diperluas: Armada Bus Bertambah, Halte Diperbanyak

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Bus Trans Batam yang baru. Foto. Dishub Batam untuk Batam Pos

batampos – Layanan Trans Batam dipastikan akan diperkuat mulai awal 2026. Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perhubungan menyiapkan peningkatan besar pada tiga aspek, yakni penambahan rute, peningkatan armada, serta pembangunan halte baru.

Langkah ini diambil untuk menjawab desakan masyarakat yang selama ini mengeluhkan keterbatasan layanan bus kota, terutama pada rute penghubung ke Batam Center.

Kepala Dishub Kota Batam, Leo Putra, menyampaikan bahwa Trans Batam akan menambah sekitar 20 unit bus baru yang akan mulai beroperasi di awal 2026. Armada tambahan ini difokuskan untuk memperkuat jalur Nongsa-Batam Center, Piayu-Batam Center, serta Jodoh-Batam Center, tiga rute yang selama ini paling padat penumpang.

Baca Juga: Perdana Diselenggarakan, Ujian SAS Online SMP di Batam Berjalan Lancar

“Penambahan bus ini untuk meningkatkan kualitas layanan rute yang sudah ada. Tahun depan, sekitar 20 unit armada baru akan mulai beroperasi,” ujar Leo kepada Batam Pos, Senin (8/12).

Kepala UPTD Jasa Transportasi Kota Batam, Bambang Sucipto, menjelaskan bahwa saat seluruh armada baru tiba, total kendaraan Trans Batam yang beroperasi mencapai 58 unit. Ia menegaskan bahwa seluruh bus tersebut akan langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas warga di berbagai kecamatan.

“Totalnya nanti ada 58 bus yang bisa beroperasi. Semuanya kita gunakan untuk meningkatkan layanan,” kata Sucipto, Selasa (9/12).

Selain armada, jaringan halte juga diperluas. Sepanjang 2025, Dishub telah membangun 10 halte baru dan akan mendapatkan tambahan 4 halte dari program CSR perusahaan swasta. Penambahan ini dilakukan untuk memperbaiki akses penumpang di kawasan permukiman dan jalur-jalur yang selama ini minim fasilitas.

Baca Juga: Transportasi Gratis Pelajar Rempang–Galang Diperkuat Armada Baru

Lokasinya tersebar di beberapa titik, mulai dari Halte Poltek di depan Politeknik Negeri Batam, Halte Plamo Garden, Halte Pandawa, Halte Bundaran Tembesi, Halte Basecamp, Halte Bambu Kuning, Halte Puskopkar, Halte Putri Hijau, Halte Shangrila, hingga Halte Batu Besar. Keberadaan halte baru ini diharapkan dapat memudahkan warga untuk menjangkau bus tanpa harus berjalan jauh.

Sucipto menjelaskan bahwa peningkatan layanan ini juga sejalan dengan rencana perluasan program Bus Rapid Transit (BTS). Program BTS yang saat ini baru mencakup lima rute, akan ditambah menjadi delapan rute pada 2026. Meski jalurnya sudah berjalan selama ini, armada baru dipersiapkan agar layanan lebih nyaman dan konsisten.

“Secara jalur sebenarnya sudah berjalan, tapi tahun depan kita tingkatkan dengan armada baru agar layanan BTS ini lebih baik,” kata dia

Dengan peningkatan rute, penambahan armada, dan pembangunan halte yang lebih merata, Dishub optimistis layanan Trans Batam dapat lebih bisa diandalkan oleh masyarakat sebagai angkutan umum utama. (*)

 

Reporter: M. Sya’ban

Update