Kamis, 15 Januari 2026

Musim Demam, Batasi Anak Bermain Ponsel dan Perbanyak Minum Air Putih

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi anak demam. (jpg)

batampos – Banyak anak yang terserang penyakit radang tenggorokan dan demam dalam sepekan terakhir ini. Orangtua diminta untuk kembali memperhatikan pola hidup sehat sang anak di rumah. Cuci tangan, minum air putih dan konsumsi nutrisi yang secukupnya serta kurangi bermain ponsel adalah hal yang harus diperhatikan orangtua terhadap sang anak di rumah.

Kepala Puskesmas Batuaji dr Sri Fetra Neti menyebutkan ada banyak anak yang dilarikan ke Puskesmas selama musim pancaroba ini. Kebanyakan keluhannya adalah radang tenggorokan dan demam.

Selain karena musim yang tak menentu, pola hidup sehat anak di rumah kurang diperhatikan menjadi penyebab. Jadi, hal wajib yang harus dilakukan orangtua adalah menjaga kebersihan sang anak sendiri. Biasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan atau anak bermain.

“Cuci tangan itu jangan dianggap sepele. Itu pintu masuk kuman ke tubuh anak. Perhatikan betul itu. Pastikan anak cuci tangan dengan bersih sebelum dan sesudah aktifitas. Nutrisi anak juga diperhatikan dengan baik. Jaga pola makan agar selalu ada unsur empat sehat lima sempurnanya. Tidak harus mahal atau mewah itu. Yang tak kalah penting juga adalah perbanyak minum air putih. Kalau akal masi susu kasi asupan susu yang sesuai,” ujar Sri.

Hal lain yang juga harus diperhatikan orangtua adalah ponsel. Anak tidak boleh dibiarkan bermain ponsel berlama-lama atau sampai larut malam. Jam istirahat anak harus mencukupi.

“Kalau anak dibiarkan main ponsel tentu tak akan tidur dia. Banyak hal negatif juga dengan membiarkan anak berlama-lama main ponsel. Ini juga penting diperhatikan. Anak harus punya waktu istirahat yang cukup,” kata Sri lagi.

Selain anjuran pencegahan diatas, Sri juga meminta agar orang tua menyediakan obat Paracetamol dan pengukur suhu anak di rumah. Jika terjadi demam tinggi di tengah malam langka pertama adalah kompres dan memberi obat penurun panas. Jika memungkinkan segeralah dilarikan ke klinik atau rumah sakit.

“Minimal ada Paracetamol di rumah. Kalau sudah demam tinggi segara ke rumah sakit atau klinik,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Update