Jumat, 16 Januari 2026

Musim Hujan, Warga Diminta Waspada Genangan Air

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Banjir di Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji. F. Eusebius Sara / Batam Pos

batampos – Batam tengah menghadapi musim hujan yang menyebabkan banjir di berbagai wilayah. Bahkan genangan air berhari-hari. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena dapat membahayakan masyarakat, terutama anak-anak yang sering bermain di sekitar area tersebut.

Pihak kepolisian telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh genangan air. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, beberapa anak dilaporkan hanyut terbawa arus dan tenggelam hingga meninggal dunia. Oleh karena itu, pengawasan terhadap anak-anak harus lebih ditingkatkan.

“Wilayah Sagulung cukup rawan terhadap kejadian seperti ini. Oleh karena itu, kami mengimbau agar orang tua lebih memperhatikan anak-anak mereka. Jangan biarkan mereka bermain di sungai, drainase, atau kolam saat hujan karena risiko terseret arus dan tenggelam sangat tinggi,” ujar Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Tambunan.

Baca Juga: Musim Hujan, Titik Baru Kerusakan Jalan Bermunculan

Selain risiko tenggelam, masyarakat juga diminta berperan aktif dalam menjaga lingkungan agar tetap aman. Jika ada sumur atau sungai di sekitar pemukiman, sebaiknya dibuat pagar pembatas atau pengamanan tambahan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Langkah pencegahan ini sangat penting untuk menghindari musibah yang dapat merenggut nyawa anak-anak.

Tak hanya di Sagulung, wilayah Sekupang juga sering mengalami kejadian serupa. Beberapa kasus anak terseret arus atau tenggelam di musim hujan sudah pernah terjadi di daerah ini. Salah satu insiden terbaru terjadi pada Sabtu (23/3), di mana seorang bocah berusia lima tahun di Perumahan Gesya Eternal Marina nyaris tenggelam di sumur buatan dalam kompleks tersebut.

Baca Juga: Masyarakat Antusias Hadiri Bazar Sembako Renggali Grup

Beruntung, warga setempat cepat tanggap dan berhasil menyelamatkan bocah tersebut sebelum terlambat. “Iya, kemarin ada anak lima tahun yang sempat tenggelam, tapi untungnya bisa diselamatkan karena warga segera menolong,” ungkap Yono, salah satu warga perumahan tersebut.

Selain bahaya tenggelam, masyarakat juga diminta mewaspadai risiko lain yang datang bersamaan dengan musim hujan, seperti pohon tumbang dan tanah longsor. Banyak pohon yang akarnya melemah akibat genangan air, sehingga rentan tumbang dan menimbulkan korban. Oleh karena itu, warga diimbau untuk segera melaporkan pohon-pohon berisiko kepada pihak terkait agar bisa segera ditangani.

Pihak kepolisian Sekupang kembali menegaskan agar masyarakat selalu waspada dan tidak lengah dalam menjaga keselamatan anak-anak di musim hujan. “Kami berharap orang tua lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak bermain di area berisiko tinggi. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Ridho. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Update