Minggu, 1 Februari 2026

Musim Kemarau Tiba, Manggala Agni Batam Perketat Patroli Kebakaran Lahan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, personel Manggala Agni, dan anggota Polsek Sekupang memadamkan kebakaran lahan di kawasan Bukit Cinta, Cipta Land. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Humas Manggala Agni Daops XIII Batam, Hermansyah, menegaskan bahwa kondisi cuaca saat ini sangat rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah atau ilalang secara sembarangan, terutama di tengah musim kemarau dengan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah dan ilalang, terutama di musim kemarau dengan angin kencang seperti saat ini. Jika melihat adanya kebakaran lahan atau hutan, segera laporkan ke Manggala Agni Batam, baik yang di Sekupang maupun di Sagulung, agar bisa ditangani sebelum meluas,” ujar Hermansyah, Kamis (13/2).

Menurutnya, kebakaran lahan yang terjadi di Batam umumnya dipicu oleh aktivitas manusia, baik disengaja maupun tidak disengaja. Kondisi cuaca yang kering serta angin yang bertiup kencang membuat api mudah menyebar, sehingga kebakaran dapat meluas dengan cepat.

“Kami menemukan beberapa kasus kebakaran lahan yang disebabkan oleh pembakaran sampah yang tidak diawasi dengan baik. Awalnya kecil, tetapi karena kondisi cuaca mendukung, api dengan cepat merambat ke area yang lebih luas,” tambahnya.

Musim kemarau yang terjadi saat ini menyebabkan kelembapan tanah menurun, sehingga lahan menjadi lebih mudah terbakar.

Berdasarkan data yang dihimpun Manggala Agni Daops XIII Batam, kasus kebakaran lahan di Batam cenderung meningkat pada periode Februari hingga April, saat curah hujan berkurang dan suhu udara lebih tinggi dari biasanya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update