
batampos – Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam menghadirkan sosok baru dengan rekam jejak panjang di bidang penindakan dan penyidikan. Posisi yang ditinggalkan Zaky Firmansyah yang dirotasi menjadi kepala kanwil djbc sulawesi utara kini resmi diisi oleh Agung Widodo.
Ia adalah pejabat senior Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang dikenal tegas dalam penegakan hukum kepabeanan.
Dari berbagai sumber yang dihimpun, sebelum dipercaya memimpin Bea Cukai Batam, Agung Widodo menjabat sebagai Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta. Dalam posisi tersebut, ia menangani berbagai kasus strategis yang berkaitan dengan penyelundupan dan peredaran barang ilegal.
Baca Juga: Laka Kerja Terus Berulang, Disnakertrans Kepri Tak Perpanjang HSE TKA PT ASL
Nama Agung Widodo dikenal luas di lingkungan Bea dan Cukai sebagai figur yang aktif mendorong pemberantasan peredaran barang ilegal, khususnya rokok tanpa pita cukai. Dalam berbagai forum nasional, ia kerap menegaskan bahwa penegakan hukum yang konsisten menjadi kunci utama dalam melindungi penerimaan negara sekaligus menjaga iklim usaha yang sehat bagi industri legal.
Pendekatan penindakan yang tegas namun terukur menjadi ciri kepemimpinan Agung Widodo selama bertugas di Tanjung Priok. Ia juga dikenal mendorong sinergi antar instansi penegak hukum untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan kepabeanan dan cukai, terutama di jalur-jalur rawan penyelundupan.
Terkait sepak terjang Agung Widodo, pihak Bea Cukai Batam belum memberikan keterangan rinci.
Kepala Bidang Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Oktavia, menyatakan pihaknya masih menunggu pelantikan resmi.
“Untuk saat ini belum ada komentar lebih lanjut. Yang pasti, pejabat baru akan dilantik pada tanggal 2 Februari nanti,” ujar Evi Oktavia singkat.
Baca Juga: Pakar: IHSG Jeblok Belum Berimbas Sistemik ke Daerah
Batam sendiri memiliki peran strategis sebagai pintu masuk perdagangan internasional sekaligus kawasan perdagangan bebas (FTZ) yang membutuhkan pengawasan ketat.
Seperti diberitakan sebelumnya, jabatan Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam resmi berganti sebagai bagian dari penyegaran organisasi di lingkungan Kementerian Keuangan, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Zaky Firmansyah saat dikonfirmasi sebelumnya membenarkan adanya rotasi jabatan tersebut.
“Iya benar ada rotasi,” kata Zaky, seraya menegaskan bahwa mutasi dan promosi merupakan hal yang lazim dalam institusi sebagai bagian dari pembinaan karier dan penguatan organisasi.
Dengan tongkat estafet kepemimpinan kini berada di tangan Agung Widodo, harapan besar disematkan agar Bea Cukai Batam mampu melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan.
Selain menjaga pengawasan kepabeanan, Agung Widodo juga diharapkan menghadirkan inovasi pelayanan yang adaptif, seiring tantangan Batam sebagai simpul utama perdagangan dan industri nasional.(*)



