
batampos – Cuaca buruk akibat angin utara yang cukup kencang membuat banyak nelayan di perairan Batam memilih tidak melaut. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya pasokan ikan ke pasar-pasar tradisional. Meski demikian, harga ikan di tingkat pedagang masih terpantau relatif stabil.
Pantauan Batam Pos di Pasar Botania 2, Kota Batam, Selasa (13/1) siang, menunjukkan ketersediaan ikan segar masih cukup lengkap. Namun, jumlah pasokan yang masuk ke pasar tidak sebanyak hari-hari normal sebelum angin utara melanda.
Di pasar tersebut, pedagang masih menyediakan berbagai jenis ikan laut. Sedikitnya terdapat lebih dari 30 jenis ikan yang dijual, di antaranya ikan tongkol, ikan selar, kakap, ikan karang, ikan jenggot, cumi-cumi, serta udang dengan berbagai ukuran.
Baca Juga: Harga Ikan Naik karena Tangkapan Nelayan Menurun
Usman, salah satu pedagang ikan di Pasar Botania 2, mengatakan harga udang segar hingga kini masih stabil, meski pasokan berkurang. Harga udang bervariasi tergantung ukuran.
“Udang kecil Rp65 ribu per kilogram, ukuran sedang sekitar Rp85 ribu per kilogram, dan yang besar bisa sampai Rp110 ribu per kilogram,” ujar Usman kepada Batam Pos.
Untuk jenis ikan lainnya, harga tongkol masih bertahan di kisaran Rp40 ribu per kilogram. Sementara itu, ikan selar mengalami kenaikan harga dari sebelumnya Rp45 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram.
Menurut Usman, penurunan pasokan ikan disebabkan sebagian besar nelayan enggan melaut karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Angin utara sekarang cukup kencang, nelayan banyak yang takut melaut. Akibatnya stok dari nelayan berkurang. Kalau ikan karang yang warnanya kurang bagus, harganya masih relatif stabil,” katanya.
Baca Juga: Warga RW 01 Sagulung Permai Adukan Sengketa Fasum ke DPRD Kota Batam
Pedagang ikan lainnya, Ari Suyono, mengungkapkan pasokan ikan di Pasar Botania 2 berasal dari berbagai sumber, baik dari pasar induk Jodoh maupun dari nelayan yang melaut di wilayah Barelang dan sekitarnya.
Ari menambahkan, harga cumi-cumi saat ini tergolong cukup mahal, namun masih stabil dan belum mengalami kenaikan lebih lanjut. “Cumi sekarang sekitar Rp110 ribu per kilogram,” ujarnya.
Sementara itu, harga daging ayam segar di Pasar Botania 2 justru mengalami penurunan. Dari sebelumnya Rp45 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp42 ribu per kilogram. “Harga ayam sudah turun sejak dua hari terakhir,” kata Ari.
Ia memastikan stok ikan dan daging ayam di Pasar Botania 2 masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Pasokan biasanya masuk sejak dini hari, mulai pukul 02.00 hingga 06.00 WIB, sehingga kualitas ikan tetap terjaga kesegarannya.
Meski demikian, Ari mengakui cuaca ekstrem tetap berpengaruh terhadap jumlah pasokan yang masuk ke pasar.
“Kalau biasanya stok bisa lebih banyak dari ini. Sejak angin utara, pasokan memang mulai berkurang,” kata dia. (*)



