
(F. Galih A.S / Batam Pos).
batampos – Menyongsong Pemilu 2029, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melakukan konsolidasi internal dengan merestrukturisasi kepengurusan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mulai dari tingkat DPW, DPD hingga DPC. Kini, posisi Ketua DPW PSI Kepri dipegang oleh anggota DPRD Provinsi Kepri, Ir. Onward C. Siahaan, SH, M.Hum.
Perubahan kepengurusan tersebut diungkapkan Onward Siahaan dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama pengurus DPD PSI kabupaten/kota, Sabtu (22/3/2025) di Batam. Ia didampingi oleh Tim Satgas Percepatan Restrukturisasi PSI dari DPP PSI, Sahat MP Sinurat.
“Minggu lalu, kami menerima estafet DPW PSI Kepri dari DPP untuk menjabat sebagai Ketua. Dalam SK tersebut, kami ditugaskan membentuk pengurus DPW, DPD, dan DPC se-Kepri,” ujar Onward di hadapan para pengurus PSI kabupaten/kota yang hadir.
Onward menjelaskan, pergantian pimpinan PSI Kepri dilakukan setelah dirinya dan Ketua PSI sebelumnya, Anto Duha, dipanggil oleh DPP PSI. Proses ini bertujuan memperkuat partai dan mempercepat konsolidasi menghadapi Pemilu 2029.
“Restrukturisasi ini dilakukan untuk memperkuat partai dan mempercepat konsolidasi menghadapi Pemilu 2029,” tegasnya.
Onward juga menegaskan bahwa restrukturisasi ini tidak meninggalkan kepengurusan lama. “Kalau ada tenaga baru, yang lama tidak ditinggalkan. Kami tidak akan membuang tenaga lama karena mereka sudah berjuang membesarkan PSI. Penempatan yang baru akan disesuaikan nanti,” jelasnya.
Dalam penyusunan kepengurusan tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota hingga Kecamatan, Onward menekankan pentingnya keberagaman latar belakang figur, agar kepengurusan mencerminkan nilai toleransi dan kebajikan.
“Setidaknya, untuk posisi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara harus mencerminkan keberagaman daerah ini, termasuk latar belakang profesinya. Kami harap di kabupaten/kota juga memperhatikan prinsip tersebut,” imbaunya.
Ia pun meminta pengurus PSI di kabupaten/kota memperkuat struktur organisasi dengan merangkul tenaga baru tanpa mengesampingkan tenaga lama. “Tenaga lama tetap dijaga dan tidak dibuang. Makanya kami ditugaskan mencari sumber daya baru,” tambah Onward.
Onward mengungkapkan pihaknya telah mengevaluasi kekuatan dan kelemahan PSI di Kepri. Dengan langkah ini, ia optimistis PSI mampu meraih setidaknya satu fraksi di DPRD Provinsi Kepri, DPRD Batam, DPRD Tanjungpinang, dan DPRD Karimun pada Pemilu 2029.
“Target kami di Pemilu 2029 nanti, ada wakil dari Kepri yang duduk di Senayan (DPR RI). Karena itu akan menentukan arah PSI ke depan,” imbuhnya.
Senada dengan Onward, Sahat MP Sinurat dari DPP PSI menambahkan bahwa restrukturisasi ini bertujuan memaksimalkan potensi PSI Kepri.
“Kita harus membenahi partai secara maksimal dari sekarang. Termasuk di Kepri, kita perlu menyatukan tekad untuk Pemilu mendatang,” ujar Sahat.
Menurut Sahat, PSI Kepri memiliki potensi besar di Pemilu 2029. Hasil Pemilu 2024 menjadi pijakan untuk meraih hasil yang lebih maksimal.
“Kita sudah kuat di kabupaten/kota di Kepri. Tinggal memperkuat lagi. Untuk Natuna-Anambas, kita dorong agar mendapat kursi, sehingga hasil Pemilu 2029 lebih maksimal,” pesannya.
Sahat pun menekankan pentingnya solidaritas antar kader PSI. “Seperti yang disampaikan bro Onward, kita harus menambah kekuatan tanpa mengurangi kekuatan yang lama. Kita juga mengajak bro Anto Duha sebagai pengurus lama untuk tetap berkontribusi,” tutup Sahat. (*)
Reporter: GALIH



