Minggu, 15 Maret 2026

Operasi Pasar Murah Dinantikan, Ibu-Ibu Curhat ke Dewan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pasar sembako murah yang digelar Pemko Batam beberapa waktu lalu diserbu warga Sagulung. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok benar-benar menyusahkan masyarakat. Sudah berbulan-bulan lamanya masyarakat dihadapkan dengan mahalnya minyak goreng kemasan, sayuran segar, telur ayam dan yang terakhir adalah cabe. Cabe saat ini masih bertengger diatas Rp 100 ribuan per kilogram.

Keluhan demi keluhan telah disampaikan masyarakat, namun belum ada tindakan yang berarti dari pemerintah untuk menekan tingginya harga barang kebutuhan pokok ini. Masyarakat khusunya ibu-ibu terus angkat suara. Jika pemerintah tak mampu menekan harga barang-barang yang mahal ini, setidaknya ada operasi pasar murah untuk menekan pembengkakan uang belanja.

“Terus terang sangat berat saat ini. Mau sekolahkan anak (musim PPDB) pun jadi bingung saat ini. Uang tabungan (pendidikan anak) sudah terkuras karena semua barang pada mahal. Gaji suami segitu-gitu saja. Tak cukup buat memenuhi semua kebutuhan bulanan rumah tangga. Tolonglah ini perhatikan. Biasanya ada operasi pasar murah semoga itu kembali diadakan,” kata Elvina, ibu rumah tangga di Sagulung.

Beratnya hidup masyarakat ini juga diakui Dominggus Roslinus Rega Woge, Komisi III DPRD Kota Batam dari Dapil Sagulung. Banyak masyarakat Sagulung khususnya ibu-ibu yang mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok kepadanya.

Diapun berharap yang sama agar Pemko Batam segera melakukan pengontrolan harga dan menggelar operasi pasar murah untuk mengimbangi pengeluaran masyarakat yang semakin membengkak saat ini. “Banyak ibu-ibu yang curhat masalah ini. Semoga Pemko Batam segera mengambil tindakan yang tepat baik itu mengontrol kembali harga barang yang terus merangkak naik saat ini ataupun menggelar operasi pasar,” ujarnya. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

SALAM RAMADAN