
batampos – Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri Kan menggelar Operasi Patuh Seligi 2022, yang akan dilakanakan dari 13 hingga 26 juni. Operasi yang digelar selama 14 hari penuh ini, memiliki 7 prioritas penindakan.
Jika masyarakat melanggar 7 prioritas itu, maka polisi akan melakukan penilangan. Sebab 7 prioritas tersebut, berhubungan dengan keselamatan berkendara di jalan.
“Kami sudah melakukan latihan pra operasi, ada sebanyak 70 personel dilibatkan,” kata Dirlantas Polda Kepri AKBP Tri Yulianto, Kamis (9/6).
Ia mengatakan tema operasi tahun ini adalah tertib berlalu lintas menyelamatkan anak bangsa. Hal ini disebabkan 7 prioritas penindakan ini, demi menyelamatkan anak bangsa menjadi korban kecelakaan di jalan raya.
Tujuh pelanggaran prioritas tersebut yakni menindak pengemudi berkendara sembari menggunakan HP, pengendara masih di bawah umur, pengendara motor berbonceng lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, tidak menggunakan safety belt dan berkemudi ugal-ugalan.
“Saya pesankan ke jajaran agar melakukan deteksi dini, penyelidikan, pengamanan dan pelanggaran serta pemetaan lokasi atau tempat yang rawan terhadap kemacetan. Pemetaan juga dilakukan di tempat atau lokasi yang sering terjadi pelanggaran,” ujar Tri.
Jajaran Ditlantas Polda Kepri juga diminta melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, tentang keamanan berlalu lintas.
Tri meminta jajaran mengedepankan langkah pencegahan, serta penegakan hukum dengan elektronik menggunakan ETLE status dan mobile.
“Saya juga minta ke jajaran lantas menghindari tindakan tidak sesuai dengan ketentuan yang ada,” ungkap Tri.
Tri mengatakan tujuan Operasi Patuh Seligi 2022 ini untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas, serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
“Sasaran Operasi Patuh Seligi 2022 meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas baik sebelum maupun pasca Operasi Patuh Seligi 2022,” ujarnya. (*)
Reporter : FISKA JUANDA



