Minggu, 22 Februari 2026

Ortu Ngotot, Ratusan Anak Masih Antre Masuk SMA/SMK Negeri di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Orang tua siswa mendatangai SMAN 1 Batam untuk mendaftarkan anaknya.

batampos – Penumpukan siswa yang antre masuk SMA dan SMK di Kota Batam masih terjadi hingga saat ini. Banyak sekolah yang kewalahan sebab jumlah siswa yang antre melebihi kuota daya tampung maksimal.

SMAN 1, SMKN 1, SMAN 5 dan SMKN 5 Batam misalkan masih ada sekitar 200 hingga 300 siswa yang antre di masing-masing sekolah tersebut. Padahal jikapun ada kuota tambahan tidak bisa semuanya diakomodir sebab kapasitas daya tampung sekolah tetap ada batasannya.

Para Kepala Sekolah kebingungan dan hanya bisa menyerahkan data jumlah siswa tambahan yang sesuai dengan kapasitas daya tampung ke Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Jikapun nanti ada penambahan, sekolah akan menjalankan sesuai juknis yang ada.


“Itu kondisi yang ada saat ini. Kuota kita sudah terpenuhi tapi di luar masih banyak yang antre. Kita tunggu sesuai dengan arahan Dinas saja,” ujar Kepala SMKN 1 Batam Deden Suryana.

Baca Juga: Dilema SMAN 1 Batam: Sudah Kelebihan Murid, 200an Siswa Masih Berharap Masuk

Senada disampaikan Kepala SMAN 1 Batam Bahtiar. Sekolah yang seharusnya hanya mampu menampung 504 siswa baru, namun kenyataannya masih ada sekitar 265 siswa lagi yang statusnya masih menunggu dan berharap untuk bisa diterima di sekolah yang menjadi favorit tersebut.

“Kita hanya mampu terima 14 rombel dengan total siswa 504 orang,” ujar Bahtiar saat ditemui di SMAN 1 Batam.

Menurutnya salah satu keterbatasan sekolah saat ini adalah dari sisi ruangan kelas. Dimana SMAN 1 Batam hanya memiliki 25 ruangan kelas saja. Ruangan tersebut diisi oleh kelas 12 sebanyak 14 rombel dan sisanya 11 kelas diperuntukkan untuk kelas 11 dengan jumlah rombel yang juga mencapai 14 kelas.

“Artinya untuk kelas 11 saja kita sudah minus tiga kelas. Dan jelas kita sudah tidak memiliki ruangan lagi, ” tuturnya.

Menyiasati ini Dinas Pendidikan Provinsi Kepri akan berusaha memeratakan kuota tambahan ke semua sekolah yang ada.

Baca Juga: Ini SMA/SMK di Batam yang Belum Memenuhi Kuota Jumlah Siswa

Kepala kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri cabang Batam Kasdianto menuturkan, perhitungan kuota daya tampung tambahan yang sedang berjalan saat ini tidak serta merta mengakomodir semua siswa yang antre untuk masuk di sekolah yang sama. Sebab, jumlah siswa yang tidak lolos PPDB ini terlampau banyak atau melebihi kuota daya tampung maksimal sekolah.

Untuk menghindari penumpukan siswa di sekolah sekolah tertentu maka Diknas akan mendata dan memeratakan juga ke sekolah lain yang kuota rencana daya tampung PPDB sebelumnya belum tercapai atau masih bisa ditambahkan lagi.

“Karena masih ada beberapa sekolah yang RDT nya belum tercapai atau masih bisa ditambahkan lagi. SMAN 26 dan 27, SMK 8 dan SMKN 9 itu masih bisa ditambahkan lagi. Jadi memang harus dipetakan secara matang biar merata siswa ini tersebar. Jangan hanya menumpuk di salah satu sekolah saja,” ujar Kasdianto. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

SALAM RAMADAN