
batampos– Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, akan melakukan perombakan besar-besaran terhadap pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Ia menyebut banyak aparatur yang masih belum “move on” dari pola kepemimpinan masa lalu dan bahkan menantang untuk dinonjobkan.
“Panas juga telinga saya mendengarnya. Ada pejabat yang bilang siap nonjob. Kami ditantang, padahal ini bukan pemerintahan zaman dulu,” katanya, Kamis (13/11).
Menurutnya, sebagian pejabat masih menyimpan rasa kecewa dan belum mampu menyesuaikan diri dengan gaya kepemimpinan pemerintahan Amsakar-Li Claudia. Kondisi ini membuat semangat kerja dan disiplin birokrasi menurun.
BACA JUGA: Amsakar Sentil DLH Batam, Minta Pejabat Punya Budaya Malu
“Seakan tidak move on. Kalau tidak bisa loyal, buat apa kami pertahankan dalam pemerintahan ini,” katanya.
Dia menilai, kinerja birokrasi Pemko Batam belum berjalan optimal karena masih ada pejabat yang bekerja sekadarnya. Akibatnya, laju roda pemerintahan menjadi lambat. Desember mendatang akan menjadi momentum pembenahan total.
“Desember kita geser semua. Mereka yang bekerja sekedarnya siap-siap. Kalau memang perlu nonjob, akan saya laksanakan. Nanti lah ceritanya di kementerian itu,” ujar dia.
Ia menyampaikan, bahwa langkah tersebut bukan bentuk dendam politik, melainkan upaya menegakkan disiplin dan membangun loyalitas di tubuh birokrasi. “Semua sudah kami petakan. Capek juga kalau kita cicil-cicil, pemerintahan berjalan seperti semut,” tambah dia.
Amsakar mengaku mendengar langsung adanya pejabat yang menyatakan siap dinonjobkan. Pernyataan itu menurutnya justru memperlihatkan adanya “hati yang masih menyimpan kebencian” terhadap kepemimpinan baru.
“Saya dengar siap nonjob, ada yang bernarasi seperti itu. Kalau tidak sanggup, mundur saja,” katanya.
Baginya, mutasi, rotasi, promosi, hingga demosi merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi. Namun, yang terpenting bagi dirinya adalah kesetiaan dan kesungguhan bekerja untuk masyarakat.
“Kalau tak loyal, ngapain dipertahankan. Silakan dipikirkan dan renungkan sendiri,” ujarnya.
Ia menutup dengan penegasan bahwa pemerintahan saat ini membutuhkan pimpinan OPD yang unjuk kinerja, bukan unjuk muka. “Bulan depan kita bongkar semua. Dari pada sibuk bermanuver, mending mengundurkan diri saja,” lanjutnya. (*)
Reporter: Arjuna



