Sabtu, 3 Januari 2026

Parkir Liar di Batam Center Tak Tersentuh Dishub

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sejumlah kendaraan roda dua terlihat parkir di trotoar di kawasan Batam Center, Senin (6/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– Janji Dinas Perhubungan (Dishub)Kota Batam untuk menata dan menertibkan parkir sampai saat ini belum terlihat. Masih banyak lokasi parkir di area trotoar dan jalur pedestrian, bahkan area parkir liar tersebut terdapat juru parkirnya.

Seperti di depan Grand Batam Mall, area trotoar dan bahu jalan hingga saat ini tetap digunakan untuk parkir. Akibatnya, kawasan ini kerap terjadi kemacetan.

“Kalau akhir pekan, kawasan ini pasti macet panjang. Karena banyak mobil yang parkir di trotoar dan bahu jalan,” ujar Robi, salah seorang pedagang di sekitar.

BACA JUGA: Hanya Gandengan Kendaraan, Satlantas Sebut Tak Bisa menindak Kontainer Parkir di Bahu Jalan

Robi menyayangkan adanya lokasi parkir liar di kawasan tersebut. Sebab, kawasan ini kerap dikunjungi wisatawan mancanegara dan berdampak ke kenyamanan mereka.

“Banyak wisman yang ngeluh, mereka jadinya berjalan bukan di trotoar, tapi di tepi jalan. Kan berbahaya tersenggol kendaraan,” katanya.

Selain di depan Grand Batam Mall ini, lokasi parkir liar yang kerap di keluhkan yakni di kawasan Batam Centre. Seperti di sekitar Pollux Habibi, Greenland, dan Mega Mall.

“Di kawasan ini (depan Grand Mall) belum ada yang ditindak. Tak tersentuh petugas (Dishub),” ungkapnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batam, Leo Putra mengatakan permasalahan parkir liar ini menjadi atensinya. Ia berjanji akan menertibkannya.

“Akan kita tertibkan segera. Karena parkir ini kan hari-hari nampak di mata masyarakat,” ujarnya.

Selain menertibkan, Leo mengaku seluruh jukir juga akan dibimbing untuk lebih baik melayani masyarakat. Sebab, dalam pelayanannya, para jukir hanya mengutamakan meminta uang parkir dibandingkan mengatur kendaraan.

“Kita juga lihat, jukir datang hanya minta uang. Ini yang dikesalkan masyarakat. Kalau misalkan pelayanan baik, mungkin saja masyarakat tidak masalah memberi (uang) lebih ke jukirnya,” katanya. (*)

Reporter: Yofi

 

Update