
batampos – Parkir liar masih marak di Kota Batam, terutama di kawasan Nagoya. Pantauan Batam Pos di sekitar Mall BCS, Kamis (18/9), motor dan mobil tampak memenuhi trotoar. Kendaraan keluar-masuk tanpa pengawasan membuat ruang pejalan kaki hilang sama sekali.
Fenomena ini seakan menjadi pemandangan sehari-hari. Meski sudah pernah ditertibkan, kenyataannya parkir liar selalu muncul kembali. Warga menilai Dinas Perhubungan (Dishub) hanya melakukan razia musiman tanpa pengawasan berkelanjutan.
“Beberapa bulan lalu memang ada razia, tapi hanya sebentar. Setelah itu, ya kembali lagi seperti biasa,” kata Firman, warga Nagoya.
BACA JUGA: Haloo Dishub Batam, Trotoar di Samping Mega Mall jadi Tempat Parkir Liar
Hal serupa disampaikan Dayat, menurutnya, kondisi trotoar yang dipenuhi kendaraan tidak hanya merugikan pejalan kaki, tapi juga mencoreng wajah kota. “Di sini kan ada wisatawan asing juga yang jalan kaki. Kalau trotoarnya penuh motor dan mobil, citra Batam jadi jelek,” kata dia.
Di lapangan memang terpasang plang larangan parkir, namun faktanya tidak efektif. Tidak sedikit pengendara yang cuek dan tetap memarkirkan kendaraannya sembarangan. Kondisi ini juga terlihat di sepanjang Jalan Nagoya hingga sekitaran Grand Mall.
Warga berharap Dishub lebih serius menertibkan, tidak sekadar melakukan razia sesaat, agar wajah Nagoya sebagai pusat kota sekaligus destinasi wisata bisa benar-benar terjaga.
Batam Pos sudah berusaha menghubungi Leo Putra selaku Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam untuk menanyakan parkir yang semrawut ini, namun tidak pernah mendapat tanggapan sama sekali. (*)
Reporter: M. Sya’ban



