batampos.co.id – Tim Terpadu Kota Batam yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Ditpam dan dinas terkait kembali melakukan pembongkaran di Pasar Induk Jodoh.
Penggusuran gedung tua itu dilakukan sejak pukul 08.00 hingga sore hari.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, menyampaikan penggusuran dilanjutan kembali dan akan dilakukan selama lima hari kedepan.
Pembongkaran ini akan berlangsung dengan tertib karena lokasi sudah disterilisasikan.
Sehingga, petugas akan dengan mudah melakukan pembongkaran tersebut.

“Lokasi semua sudah steril. Tidak ada lagi yang huni. Bahkan kita sudah tempelkan kertas yang bertuliskan ‘kosong’. Sehingga pembongkaran ini akan berlangsung dengan tertib,” ujarnya Kamis (26/8/2021).
Gustian mengatakan, agar tidak terjadi kericuhan seperti proses pembongkaran beberapa lalu, pihaknya sudah melakukan pendekatan dan komunikasi baik.
Sehingga dapat dipastikan untuk kelanjutan penggusuran ini akan berjalan dengan baik.
“Kita juga sudah melakukan pendekatan dengan beberapa warga disini terkait kejadian kemarin. Kita sudah Komunikasikan dengan baik. Sehingga, sekarang mereka juga terima dengan baik pembongkaran ini. Tidak ada masalah lagi,” jelasnya.
Kata dia, pihaknya mengerahkan 7 alat berat untuk melakukan pembongkaran.
Kapolsek Lubuk Baja, AKP Budi Hartono, mengatakan, pihaknya akan menjaga ketertiban dan keamanan selama proses pembongkaran.
“Sebagai bentuk pengamanan dan pengawasan jalannya pembongkaran ini, nanti akan dibuatkan semacam pos di ujung lokasi. Nanti ada petugas Satpol PP, Polsek dan Ditpam yang berjaga biar tidak ada orang lagi yang masuk,” jelasnya.(nto)



