
batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam resmi mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Batam 2024.
Ketua KPU Batam, Mawardi, menyampaikan bahwa proses rekapitulasi berjalan lancar meskipun diwarnai perbedaan pandangan antara pihak yang bertanding. Total suara yang digunakan mencapai 436.678, berasal dari 12 kecamatan dan tersebar di 1.821 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah Batam.
Pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, berhasil unggul dengan perolehan suara sah sebanyak 278.132. Dengan jumlah tersebut, mereka unggul jauh dari pesaingnya, paslon nomor urut 1, Nuryanto dan Hardi Selamat Hood, yang meraih 143.245 suara.
Total perbedaan suara kedua pasangan ini mencapai 134.887 suara, mencerminkan dominasi paslon nomor 2 dalam Pilwako kali ini.
Dari total suara yang masuk, suara sah tercatat sebanyak 421.377, sedangkan suara tidak sah mencapai 15.301. Dengan demikian, total keseluruhan suara yang digunakan sama dengan jumlah total suara yang tersedia, yaitu 436.678.
Ketua KPU Batam, Mawardi, menegaskan bahwa hasil tersebut sudah melalui proses verifikasi yang transparan dan sesuai dengan regulasi.
Namun, penandatanganan berita acara hasil rekapitulasi sempat mengalami hambatan. Saksi dari paslon nomor urut 1 menolak menandatangani hasil rekapitulasi. Mereka beralasan terdapat banyak kejanggalan selama proses Pilwako 2024. Meski begitu, Mawardi menekankan bahwa keberatan tersebut tidak menghalangi keabsahan hasil rekapitulasi yang telah diumumkan.
Baca Juga: Dikunjungi Amsakar-Claudia, PLN Batam Jamin Listrik Aman saat Natal dan Tahun Baru
“Kami menghormati hak saksi paslon untuk menyampaikan keberatan. Namun, hasil yang kami umumkan telah melalui mekanisme yang berlaku, mulai dari tingkat TPS hingga pleno KPU kota,” ujar Mawardi.
Hasil Pilwako Batam 2024 ini menjadi penanda penting dalam perjalanan demokrasi di kota tersebut. Dengan hasil yang telah diumumkan, masyarakat Batam kini menanti langkah-langkah nyata dari pemimpin terpilih untuk merealisasikan visi dan misi yang telah dijanjikan selama masa kampanye. (*)
Reporter: Eusebius Sara



