Sabtu, 28 Februari 2026

Pasokan Gas untuk Listrik Batam Dijamin Aman 10 Tahun ke Depan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kolonel Mar Adi Sucipto (Asintel Dankormar IV), Hugo Tangara (Direksi PT Timas Suplindo), Rakhmad Dewanto (Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia), Djoko Siswanto (Kepala SKK Migas), Amsakar Achmad (Wali Kota Batam), Muhammad Rizwi J.H. (Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM), Rizal Calvary Marimbo (Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), dan Erma Melina Sarahwati (Direktur Gas dan BBM PT PLN Energi Primer Indonesia) meresmikan pembangunan Pipa Gas Bumi dari WNTS ke Pulau Pemping saat Groundbreaking di Batam, Selasa (10/2). Foto: Dokumentasi PLN EPI untuk Batam Pos

batampos – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memastikan pasokan gas bumi dari Natuna ke Batam sebesar 111 BBTUD untuk periode 2027–2037 aman dan tidak akan terdampak kontrak ekspor ke Singapura. Kepastian tersebut ditegaskan Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia, Rakhmad Dewanto, usai penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan West Natuna Exploration Limited (WNEL) pada 11 Juli 2025.

Menurut Rakhmad, volume 111 BBTUD tersebut dialokasikan 100 persen untuk kebutuhan domestik, terutama untuk menopang kelistrikan industri di Batam dan wilayah Kepulauan Riau. Kontrak tersebut terpisah dari skema ekspor gas ke Jurong, Singapura.

“Kontrak itu khusus untuk domestik. Tidak terkait dengan kontrak ekspor ke Jurong. Jadi volumenya tidak akan berubah,” tegasnya.

BACA SELENGKAPNYA DI harian.batampos.co.id

ReporterJPGroup

SALAM RAMADAN