
batampos – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memastikan pasokan gas bumi dari Natuna ke Batam sebesar 111 BBTUD untuk periode 2027–2037 aman dan tidak akan terdampak kontrak ekspor ke Singapura. Kepastian tersebut ditegaskan Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia, Rakhmad Dewanto, usai penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan West Natuna Exploration Limited (WNEL) pada 11 Juli 2025.
Menurut Rakhmad, volume 111 BBTUD tersebut dialokasikan 100 persen untuk kebutuhan domestik, terutama untuk menopang kelistrikan industri di Batam dan wilayah Kepulauan Riau. Kontrak tersebut terpisah dari skema ekspor gas ke Jurong, Singapura.
“Kontrak itu khusus untuk domestik. Tidak terkait dengan kontrak ekspor ke Jurong. Jadi volumenya tidak akan berubah,” tegasnya.
BACA SELENGKAPNYA DI harian.batampos.co.id



