Jumat, 16 Januari 2026

Pasokan Pertamax Seret, Pertamina Klaim Akan Pulih

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sejumlah motor mengisi BBM di salah satu SPBU. Sejumlah SPBU di Batam diketahui kosong persediaan pertamax. f. syaban

batampos – Warga Batam mulai mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan Pertamax Turbo di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dalam beberapa pekan terakhir. Tak sedikit yang terpaksa berpindah dari satu SPBU ke SPBU lain demi mendapatkan BBM beroktan tinggi tersebut.

Meski bukan BBM bersubsidi, Pertamax tetap memiliki banyak pengguna di Batam. “Sudah dua hari mutar-mutar, banyak SPBU kosong. Pertamax Turbo malah nggak ada sama sekali,” ujar Rudi, salah seorang pengguna mobil di kawasan Batamcentre, Senin (27/10).

Pertamina mengklaim distribusi BBM jenis Pertamax dan Pertamax Turbo di Batam kini mulai lancar dan diperkirakan pulih sepenuhnya dalam waktu dekat.

Baca Juga: Warga Keluhkan Sulit Dapat BBM, Pertamax Kosong di Sejumlah SPBU Batam

“Penyaluran Pertamax Turbo telah mencapai sekitar 60 kiloliter per hari, atau 150 persen dari konsumsi harian normal,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, tambahan suplai 500 kiloliter dijadwalkan tiba pada 28–29 Oktober, dan 500 kiloliter berikutnya pada 1–2 November 2025. “Dengan suplai tersebut, stok Pertamax Turbo dalam kondisi aman dan stabil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Untuk Pertamax, Fahrougi menyebut pasokan masih berlangsung dengan total 96 kiloliter pada 27–28 Oktober, atau sekitar 46 persen dari konsumsi normal. Tambahan 2.000 kiloliter akan disalurkan pada 29 Oktober, dengan catatan proses bongkar kapal berjalan lancar.

“Apabila proses bongkar kapal tidak terkendala, ketersediaan Pertamax dapat segera pulih sepenuhnya,” ujarnya.

Pertamina juga melakukan pengaturan distribusi secara selektif ke sejumlah SPBU untuk menjaga pemerataan pasokan di seluruh wilayah Batam.

“Kami mengimbau masyarakat tidak khawatir. Pertalite masih tersedia di seluruh SPBU sebagai alternatif sementara,” kata Fahrougi.

Sementara itu, Marketing Support Media Pertamina Kepri, Galuh Anjasmara, menegaskan bahwa gangguan distribusi menjadi penyebab utama kelangkaan di lapangan. Namun, ia tidak merinci apakah hal tersebut terkait kerusakan kapal pengangkut atau kondisi cuaca.

Di sisi lain, sejumlah SPBU mulai tampak ramai antrean kendaraan yang menunggu kiriman BBM. “Banyak pelanggan datang cuma nanya ‘Pertamax ada, bang?’ Tapi kami juga belum dapat info pasti kapan masuk,” kata salah satu petugas SPBU di kawasan Batuaji. (*)

Reporter: Yashinta

Update