
batampos – Virus Corona di Batam terus mengganas. Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam mencatat sepanjang Rabu (9/2) terdapat penambahan 72 kasus dalam 24 jam terakhir. Angka ini menjadi rekor tertinggi sepanjang tahun 2022 ini.
Secara kumulatif masyarakat Batam yang terpapar virus Covid-19 telah mencapai 26.188 orang. Selain kasus aktif, tim gugus tugas juga mencatat penambahan delapan pasien sembuh dengan jumlah kumulatif berjumlah 25.077 orang.
“Update a ada penambahan 72 pasien baru dan delapan orang pasien sembuh,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid -19 Batam, Didi Kusmarjadi, Rabu (9/2).
Dirincinya, jumlah pasien yang positif ini terdiri dari 46 kasus terkonfirmasi bergejala, 15 kasus konfirmasi tanpa gejala, 1 kasus konfirmasi perjalanan impor dan 10 kasus konfirmasi kontak.
“Untuk kasus Probable Omicron berjumlah 111 orang,” tambah Didi.
Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang menjadi lokasi rujukan dengan jumlah pasien dirawat terbanyak, yakni sebanyak 199 orang. Lalu disusul oleh Rumah Sakit Awal Bros 33 orang, Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) dan RS Bayangkara masing-masing enam orang. Sedangkan isolasi mandiri sebanyak 10 orang.
“Kasus aktif juga naik jadi 271 orang,” bebernya.
Sementara itu bila melihat wilayah di Batam, hampir seluruh kecamatan berzona merah. Kasus aktif tertinggi berada di Kecamatan Batam Kota dengan 84 kasus aktif. Lalu Kecamatan Bengkong 33 kasus aktif, dan Sagulung 29 kasus aktif.
Selanjutnya Lubuk Baja 27 kasus aktif, Batuaji dan Sekupang masing-masing 25 kasus aktif. Seluruh wilayah ini berzona merah.
Sementara itu Kecamatan Nongsa 19 kasus aktif, Batuampar 15 kasus dan Seibeduk 13 kasus aktif. Bulang yang sebelumnya berzona hijau saat ini memiliki satu kasus aktif. Sementara Belakang Padang dan Galang masing berstatus zona hijau.
“Kita imbau masyarakat tetap menerapkan prokes yang ketat. Tetap memakai masker, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas,” pungkas Didi. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra

