
batampos – Pekan Tilawah Pelajar 2025 tingkat SMA sederajat se-Kepri yang digelar Universitas Terbuka (UT) Batam dimulai hari ini, Kamis (27/11). Lomba yang bertempat di One Batam Mall ini diselenggarakan sampai hari Jumat, (28/11).
Pada hari pertama, setelah pembukaan acara yang dimulai pukul 10.15 WIB, dilanjutkan dengan lomba pada pukul 12.30 WIB. Dengan memperlombakan empat cabang, yakni Tartil, Tilawah, Dai, dan Hadrah.
Pada penyelenggaraan tahun ini, pendaftar melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan terjadi di semua cabang lomba hingga melebihi kuota yang disediakan panitia.
Direktur UT Batam, Angga Sucitra Hendrayana, mengatakan lonjakan pendaftar tersebut menunjukkan semakin kuatnya minat pelajar Kepri dalam mempelajari dan mensyiarkan Al-Qur’an. Hampir 50 sekolah SMA/SMK/MA sederajat berpartisipasi pada tahun ini.
“Alhamdulillah, antusiasme pelajar sangat tinggi. Lonjakan ini bukan sekadar angka, tapi cerminan semangat pelajar Kepri dalam memperkuat syiar Al-Qur’an,” ujar Angga saat dihubungi Batam Pos.
Tahun ini cabang Tartil mencatat 63 pendaftar, Tilawah 43 pendaftar, Dai 75 pendaftar, dan cabang Hadroh diikuti 21 grup. Jumlah tersebut jauh melampaui kuota masing-masing kategori. Angga menyebut peningkatan keseluruhan mencapai sekitar 30 persen dan bahkan lebih pada beberapa cabang.
Menurutnya, kenaikan tersebut didorong oleh promosi yang lebih intensif ke sekolah-sekolah, kualitas penyelenggaraan tahun sebelumnya yang mendapat banyak apresiasi, serta semakin kuatnya minat generasi muda Kepri terhadap kegiatan keagamaan. UT Batam juga menghadirkan dewan hakim yang lebih berkompeten dan memperbaiki kenyamanan venue agar peserta mendapat pengalaman yang lebih baik.
Angga berharap ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan kecintaan pelajar kepada Al-Qur’an. Ia juga menegaskan bahwa peserta berprestasi berpeluang mendapat pembinaan lanjutan, termasuk mewakili Kepri pada ajang nasional hingga internasional.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi fondasi yang memperkuat generasi Qur’ani di Kepri, sekaligus memperkenalkan UT Batam kepada masyarakat, terutama karena kami memiliki Prodi Pendidikan Agama Islam,” ujarnya.
Ajang yang kini disebut semakin bergengsi ini diharapkan terus menjadi wadah lahirnya talenta muda. “Tidak hanya mahir melantunkan ayat suci, tetapi juga menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” kata dia. (*)
Reporter: M. Sya’ban



