Minggu, 11 Januari 2026

Pekan Tilawah Pelajar se-Kepri Resmi Digelar, 240 Peserta Adu Kemampuan Baca Al-Qur’an

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Direktur Universitas Terbuka Batam, Angga Sucitra memukul gong tanda dimulainya pekan Tilawah pelajar se Kepri. f. ian

batampos– Suasana One Batam Mall, Kamis (27/11), berubah syahdu oleh lantunan ayat suci Al-Qur’an. Sebanyak 240 pelajar dari 59 SMA sederajat se-Provinsi Kepulauan Riau mengikuti Pekan Tilawah Pelajar yang digelar Universitas Terbuka (UT) Batam bekerja sama dengan Batam Pos selama dua hari, hingga Jumat (28/11).

Perhelatan  ini menghadirkan empat cabang perlombaan, sekaligus menjadi panggung kompetisi seni baca Al-Qur’an bagi generasi muda.

Kegiatan ini bukan sekadar memperebutkan juara, melainkan menjadi ruang pembinaan karakter dan spiritualitas pelajar di tengah derasnya arus kemajuan teknologi.

Foto bersama penyelenggara dari batampos, direktur UT dan undangan dari Pemko Batam serta Disdik Kepri

BACA JUGA: Sidak Kepala BP Amsakar Tak Mempan, Kontainer di Ruas Jalan Yos Sudarso Masih Tetap Menguasai Bahu Jalan

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Disdik Kepri di Batam, Kasdianto, saat membuka kegiatan.

“Tilawah bukan hanya keindahan suara, tetapi menguatkan hubungan kita dengan ayat-ayat Al-Qur’an,” ujarnya.

Kasdianto mengenang masa kecilnya saat belajar mengaji di surau bersama teman sebaya, sebelum metode pembelajaran modern hadir seperti TPA dan metode iqra.

Ia menyebut perkembangan zaman membuat pola belajar berubah, namun nilai spiritual yang dibangun justru harus tetap dijaga.

“Zaman berubah, tapi kewajiban kita tetap sama yaitu membimbing anak-anak agar memahami dan mencintai Al-Qur’an. Karena itu kegiatan ini sangat kami dukung,” tambahnya.

Menurutnya, masih ada pelajar SMA yang belum bisa membaca Al-Qur’an, sehingga sekolah-sekolah di Kepri kini menjalankan program membaca surat Yasin setiap Jumat untuk memperkuat literasi Al-Qur’an di kalangan peserta didik.

Direktur Universitas Terbuka Batam, Angga Sucitra, mengungkapkan kebanggaannya dengan peningkatan jumlah peserta pada penyelenggaraan tahun kedua ini.

“Alhamdulillah tahun ini diikuti 59 sekolah dengan hampir 240 peserta. Ini menunjukkan antusiasme luar biasa dan kami sangat bangga,” ujarnya.

UT Batam, tambah Angga, memiliki lebih dari 16.300 mahasiswa di Kepri dan dua program studi berbasis keislaman (PAI dan Ekonomi Syariah) yang aktif melahirkan mahasiswa berprestasi di ajang MTQ nasional hingga internasional.

Ia berharap pekan tilawah ini menjadi wadah membentuk generasi berakhlak mulia sekaligus tameng pelajar dari paparan informasi negatif di era digital.

“Teknologi datang begitu cepat dan sulit difilter. Melalui kegiatan positif seperti ini, pelajar dapat menyeimbangkan perkembangan zaman dengan nilai-nilai Qur’ani,” ujarnya .

Kesbangpol Pemko Batam, Riama Manurung, turut memberikan apresiasi atas kolaborasi UT Batam dan Batam Pos dalam menghadirkan kegiatan bernilai edukatif dan religius untuk pelajar.

“Pemerintah kota tidak bisa meng-cover semua kegiatan kemasyarakatan. Karena itu kami sangat mengapresiasi UT dan Batam Pos yang sudah mengambil peran,” ucapnya.

Riama mengusulkan agar pada penyelenggaraan berikutnya kegiatan melibatkan LPTQ Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepri agar standar penilaian semakin kuat dan peserta semakin luas.

“Jika memungkinkan, ke depan bukan hanya SMA, tetapi SMP juga dirangkul karena banyak pelajar Kepri sudah berprestasi sampai tingkat nasional dan internasional,” ujarnya .

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat ukhuwah antar pelajar se-Kepri.

“Kompetisi harus jujur dan penuh percaya diri, tetapi silaturahmi tetap yang utama,” pesan Angga kepada para peserta.

Pekan Tilawah Pelajar se-Kepri ini membawa harapan besar: menyiapkan generasi muda cerdas secara akademik, kuat spiritualitasnya, dan berkarakter Qur’ani—sejalan dengan tantangan zaman yang semakin kompleks. (*)

Reporter: Azis

Update