Sabtu, 3 Januari 2026

Pekerja Kapal Tongkang yang Terjatuh ke Laut Ditemukan Meninggal Dunia

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Proses evakuasi korban usai ditemukan meninggal dunia. f.ist

batampos– Pencarian terhadap Ignasius Kornelius, 47, pekerja kapal tongkang yang tenggelam di perairan PT Lestari Ocean Indonesia, Sungai Lekop Sagulung, Kota Batam, akhirnya berakhir pilu. Setelah hilang sejak Senin (18/8) sore, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Selasa (19/8) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring, mengatakan korban ditemukan terapung sekitar 500 meter dari lokasi awal ia tenggelam.

“Korban berhasil ditemukan pukul 09.35 WIB dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Suasana haru menyelimuti proses evakuasi. Tangis keluarga pecah saat jenazah Kornelius dinaikkan ke permukaan. Sejumlah keluarga yang sejak Senin ikut membantu pencarian di lokasi kejadian tampak tak kuasa menahan kesedihan. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA: Pria Terjatuh ke Laut Saat Perbaiki Kapal di Seilekop, Korban Masih Dalam Pencarian

Peristiwa nahas ini bermula pada Senin (18/8) sekitar pukul 15.00 WIB. Kornelius dilaporkan terjatuh ke laut saat melakukan perbaikan kapal tongkang di wilayah kerja PT Lestari Ocean Indonesia. Beberapa rekannya yang berada di lokasi sempat berusaha mencari korban, namun tidak berhasil menemukannya.

Laporan hilangnya pekerja asal Puri Pesona tersebut segera diteruskan ke Kantor SAR Tanjungpinang. Menindaklanjuti laporan, Pos SAR Batam mengerahkan lima personel Tim Rescue dengan menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) 03 Basarnas. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 18.20 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, di antaranya Polairud Polda Kepri, Pos AL Sagulung, serta nelayan setempat.

Operasi SAR dilakukan dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 menyisir pesisir perairan PT Lestari Ocean Indonesia dengan radius sekitar satu nautical mile (NM) dari lokasi kejadian. Sementara SRU 2 melakukan penyelaman di titik diduga jatuhnya korban.

Upaya penyelaman pertama dilakukan pada pukul 18.40 WIB. Penyelam dari Pos SAR Batam turun hingga kedalaman 2–3 meter dengan jarak pandang terbatas hanya satu meter. Namun setelah sekitar 15 menit pencarian, hasilnya masih nihil.

Hingga pukul 23.13 WIB, pencarian belum menunjukkan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi kemudian dihentikan sementara dan dilanjutkan kembali pada Selasa (19/8) pukul 06.00 WIB.

Selain RIB 03 Basarnas, operasi turut diperkuat dengan RIB Polairud Polda Kepri, speed boat Pos AL Sagulung, serta kapal nelayan setempat. Sinergi antarinstansi ini akhirnya membuahkan hasil pada pencarian hari kedua.

Sekitar pukul 09.35 WIB, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi terapung 500 meter dari lokasi awal tenggelam. Jenazah segera dievakuasi ke daratan dengan pengawalan ketat.

“Dengan ditemukannya Kornelius, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ucap Dedius. (*)

Reporter: Rengga

Update