Selasa, 7 April 2026

Pekerja Migran Indonesia yang Dikarantina di Batam Berkurang 300 Orang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Pekerja Migran Indonesia saat tiba di Kota Batam langsung dijemput dan dibawa ke lokasi karantina. Foto: Satgatsus Pelintasan PMI di Wilayah Batam Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) dan Pemko Batam tinggal 350 orang.

Jumlah ini telah berkurang sekitar 300 orang dibandingkan dengan akhir pekan lalu. Ada enam orang yang terkonfirmasi positif dan dipindahkan ke rumah sakit khusu infeksi (RSKI) Galang pada, Minggu (21/11/2021).

Berkurangnya separuh PMI karena hasil swab kedua menyatakan negatif dan bebas dari Covid-19. Mereka diperkenankan kembali ke daerah asal.

“Banyak yang negatif jadi sudah diperbolehkan kembali ke daerah asal. Yang positif hanya enam orang hari ini,” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di Rusunawa, kemarin.

Sepanjang pekan sebelumnya jumlah PMI di rusunawa stabil diangka 500 hingga 600 orang.

Itu karena gelombang kepulangan PMI dari Malaysia dan Singapura cukup tinggi jelang akhir tahun ini. Gugus tugas tetap memprioritaskan para PMI ini agar tidak menjadi kluster terbaru di tanah air.

Reporter: Eusebius

UPDATE