
batampos – Olmes, 38, pelaku penikaman serta pembunuhan sopir angkot di Bengkong Seken nekat melakukan aksinya karena dipengaruhi minuman alkohol. Pria yang juga berprofesi sebagau sopir angkot ini kerap menegak tuak di kawasan Bengkong Sarmen.
“Saat kejadian (penikaman dan pembunuhan) itu pelaku selesai minum tuak di kawasan itu,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto di Mapolresta Barelang, Kamis (31/3) siang.
Baca Juga: Jefri Berlari sambil Pegangi Leher, dari Leher Keluar Darah, Lalu Tergeletak
Nugroho mengatakan usai menikam korban, pelaku kabur dan bersembunyi di Bengkong Sarmen. Kemudian membuang barang bukti gunting di sekitar lokasi. “Kita amankan di ruko kosong di Bengkong Sarmen,” katanya.
Nugroho menjelaskan selain dipengaruhi, mikol aksi pelaku disebabkan rasa sakit hati. Pelaku mengaku kerap ditantang serta mendapatkan perkataan kasar dari korban.
“Pelaku ini sakit hati, korban sering berkata kasar kepadanya,” ungkap Nugroho.
Baca Juga: Penikam Jefri Sudah Diketahui, Tinggal di Bengkong Sarmen
Sebelumnya, Jefri Lubis, sopir angkot jurusan Bengkong-Mukakuning tewas di car wash atau tepatnya di samping Warung Buk Mar, Senin (28/3) malam, sekitar pukul 23.30 WIB. Pria 26 tahun ini mengalami luka di leher akibat tikaman gunting.
Sebelum penikaman tersebut, korban dan pelaku terlibat cek-cok. Hingga pelaku mengambil gunting yang berada di dalam angkotnya.
“Kami cek-cok, dan saya ditantang. Lalu saya ambil gunting di mobil dan tikam di lehernya,” kata Omes. Atas pebuatannya, pelaku dijerat pasal 338 tentang pembunuhan denhan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (*)
Reporter: YOFI YUHENDRI



