Jumat, 30 Januari 2026

Pelni Batam Pantau Pergerakan hingga 16 April

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Suasana Pelabuhan dimana kapal Pelni merapat.

batampos – Arus balik Lebaran 2025 dengan kapal Pelni masih terus berlangsung dan dipantau secara ketat oleh Pelni Cabang Batam. Meskipun puncak arus balik tercatat terjadi pada Selasa (8/4), pergerakan penumpang masih dinamis dan diperkirakan terus bertambah hingga akhir masa angkutan Lebaran yang ditetapkan dari 16 Maret hingga 16 April 2025.

Kepala Cabang PT Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan puncak arus balik terjadi saat KM Kelud tiba di Batam dari Pelabuhan Belawan, dengan membawa sebanyak 3.741 penumpang yang turun di Pelabuhan Batu Ampar. Sementara itu, pada keberangkatan yang sama, tercatat sebanyak 1.803 penumpang meninggalkan Batam menuju Belawan.

“Puncak arus balik memang terjadi hari ini, 8 April. Namun, pergerakan penumpang masih akan terus berlangsung hingga 16 April, karena masih ada beberapa jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal sesuai dengan jadwal Pelni,” ujar Edwin, Rabu (9/4).

Ia menambahkan, hingga saat ini angka pergerakan penumpang masih bersifat sementara karena kapal Pelni seperti KM Kelud masih akan tiba kembali di Batam pada 11, 13, dan 16 April mendatang.

“Angka total masih bisa berubah karena kita masih dalam periode angkutan Lebaran. Kami tetap siaga untuk memastikan seluruh layanan berjalan lancar dan aman,” tambahnya.

Edwin juga menegaskan bahwa seluruh operasional kapal selama masa angkutan Lebaran telah sesuai dengan ketentuan dan dispensasi kapasitas dari Kementerian Perhubungan. Hal ini memungkinkan kapal mengangkut penumpang dalam jumlah besar tanpa mengabaikan keselamatan dan kenyamanan.

Dalam rangka menjaga kelancaran dan kenyamanan perjalanan, Edwin mengimbau seluruh calon penumpang untuk melakukan pembelian tiket dan check-in lebih awal, baik secara langsung maupun melalui aplikasi Pelni Mobile.

“Pembelian tiket dan check-in lebih awal akan mengurangi antrean dan mempercepat proses boarding. Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Pelni Mobile agar perjalanan lebih nyaman dan tertib,” jelasnya.

Selain itu, PT Pelni juga memperkuat koordinasi dengan instansi terkait di pelabuhan, seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan, guna menjaga kelancaran arus balik dan mencegah potensi gangguan keamanan.

“Pelayanan dan pengawasan tetap kami tingkatkan hingga akhir masa angkutan Lebaran. Kami juga berterima kasih kepada penumpang yang sudah tertib dan mengikuti imbauan petugas,” pungkas Edwin. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update