Rabu, 1 April 2026

Pelni Batam Tambah 1 Kapal Untuk Mudik Lebaran, Tiket Sudah Bisa Dibeli

spot_img

Berita Terkait

spot_img
KM Kelud salah satu armada Pelni yang melayani rute ke Kepri

batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) bersiap untuk melaksanakan angkutan Lebaran 1443 H Tahun 2022. Guna mengakomodir kebutuhan transportasi di masa lebaran, PELNI akan mengoperasikan 26 kapal penumpang dan 44 kapal perintis dengan total seat yang dipersiapkan sebanyak 49.267 seat.

Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI Yahya Kuncoro merinci sebanyak 32.447 seat telah disiapkan untuk kapal penumpang dan 16.820 seat dengan kapal perintis. Adapun operasi angkutan lebaran dengan kapal PELNI dimulai sejak periode H-15 atau pada 17 April mendatang.

“PELNI memastikan seluruh kapal yang akan beroperasi melayani angkutan lebaran laik laut karena kapal telah melaksanakan docking sebelum periode angkutan lebaran tiba,” ungkapnya, Jumat (8/4).

Pada arus mudik tahun ini, PELNI memprediksi beberapa ruas padat penumpang meliputi Batam – Belawan, Kumai – Semarang, Makassar – Surabaya, Balikpapan – Surabaya, Balikpapan – Makassar, dan Makassar – BauBau.

“Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di rute tersebut, PELNI mengajukan izin penyesuaian rute dan jadwal kapal kepada Kementerian Perhubungan selaku regulator sehingga penumpang kapal PELNI dengan tujuan pelayaran ke wilayah-wilayah itu dapat terakomodir sebelum hari lebaran tiba,” tambahnya.

Kepala PELNI Cabang Batam Kapten Agus mengatakan jelang lebaran ini pihaknya menambah satu tambahan kapal yakni KM. Dorolonda untuk rute Batam-Belawan, Batam-Kijang dan Tanjung Periok. “Jadwal dari 6 April hingga 6 Mei 2022 nanti sudah kita keluarkan. Ada 12 pelayaran dengan tambahan satu kapal menggunakan KM. Dorolonda sehingga total ada 2 kapal,” ungkap Kapten Agus.

Sementara untuk ketentuan perjalanan dengan kapal PELNI, lanjutnya, calon penumpang yang telah melakukan vaksin ketiga atau booster tidak perlu lagi menunjukan syarat perjalanan berupa antigen maupun PCR. Untuk calon penumpang yang sudah dua kali melakukan vaksinasi diwajibkan untuk menyertakan hasil negatif RT-PCR dengan jangka waktu 3×24 jam atau hasil negatif rapid antigen 1×24 jam.

Sementara calon penumpang yang baru satu kali menerima vaksinasi Covid-19, diwajibkan menyertakan hasil negatif RT-PCR dalam jangka waktu 3×24 jam. Penumpang juga diwajibkan menggunakan aplikasi Pedulilindungi sebagai syarat melakukan perjalanan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa calon penumpang kapal PELNI yang berusia dibawah 6 tahun saat ini diperkenankan melakukan perjalanan dengan pendamping dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Kami menghimbau bagi calon penumpang kapal PELNI untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 3M, menggunakan masker yang baik dan benar selama pelayaran berlangsung, menjaga jarak, serta mengurangi aktifitas berbicara melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan,” terang Agus.

Penjualan tiket kapal PELNI untuk arus mudik telah dibuka sejak Sabtu pekan lalu (2/4). Pembelian tiket dapat dilakukan secara online melalui website, channel online, call center PELNI 162, mini market, agen travel, dan loket cabang PELNI Batam. “Seluruh pembelian tiket kapal PELNI dilayani dengan sistem pembayaran non tunai sehingga proses transaksi lebih mudah, praktis, dan yang terpenting mendukung prokes karena meminimalisir kontak dengan petugas,” ungkapnya. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

UPDATE