
batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tarif tiket kapal penumpang kelas ekonomi sebesar 30 persen selama periode libur sekolah tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintah guna mendorong mobilitas masyarakat serta menggerakkan roda perekonomian di berbagai daerah.
Kepala Operasional PT PELNI Cabang Batam, Mulyadi, mengatakan program diskon tersebut berlaku untuk seluruh trayek kapal penumpang yang dioperasikan PELNI, termasuk rute yang dilayani dari Batam menuju Medan dan Belawan yang selama ini menjadi jalur favorit masyarakat.
Menurut dia, program diskon mulai diberlakukan untuk pembelian tiket sejak 6 Juni 2026. Sementara periode keberangkatan yang mendapatkan potongan harga berlangsung mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026 atau selama masa libur sekolah.
“Program ini merupakan bentuk dukungan PELNI terhadap kebijakan pemerintah dalam memberikan stimulus ekonomi kepada masyarakat. Diskon 30 persen diberikan untuk tiket kelas ekonomi dan berlaku pada seluruh trayek kapal penumpang PELNI,” ujar Mulyadi, Selasa (9/6).
Ia menjelaskan, kuota tiket diskon yang tersedia untuk setiap daerah ditentukan langsung oleh kantor pusat PELNI. Meski demikian, hingga saat ini kuota diskon untuk keberangkatan dari Batam masih tersedia dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Kuota menjadi kewenangan kantor pusat. Saat ini masih tersedia dan masyarakat masih bisa memanfaatkan program tersebut,” katanya.
Mulyadi mengakui minat masyarakat untuk menggunakan transportasi laut mulai menunjukkan peningkatan menjelang musim libur sekolah. Bahkan, sejumlah jadwal keberangkatan yang tersedia melalui sistem pemesanan daring mulai mengalami peningkatan okupansi.
Untuk periode libur sekolah tahun ini, PELNI Batam memperkirakan jumlah penumpang akan mengalami kenaikan sekitar tiga persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, penjualan tiket dilakukan secara bertahap menyesuaikan kapasitas kapal yang tersedia.
“Kami membuka penjualan tiket secara bertahap. Prediksi kami ada kenaikan sekitar tiga persen selama periode libur sekolah dibandingkan kondisi normal,” katanya.
Mulyadi mengimbau masyarakat yang berencana bepergian menggunakan kapal PELNI agar membeli tiket lebih awal melalui saluran resmi perusahaan. Selain untuk mendapatkan tarif diskon, langkah tersebut juga menghindari kehabisan tiket menjelang puncak arus liburan.
Ia juga mengingatkan calon penumpang agar memastikan identitas yang digunakan saat membeli tiket sesuai dengan data pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas resmi lainnya.
“Nama yang digunakan saat pemesanan tiket harus sesuai dengan identitas resmi. Hal ini penting untuk proses verifikasi saat keberangkatan,” tegasnya.
Secara nasional, program diskon tarif tiket kapal ini diperkirakan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 693 ribu pelanggan PELNI selama periode libur sekolah tahun 2026.
Di sisi lain, Mulyadi menjelaskan bahwa mulai tahun ini terdapat penyesuaian tarif pas pelabuhan di Batam menyusul diberlakukannya Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Kepelabuhanan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Tarif pas pelabuhan yang sebelumnya sebesar Rp10 ribu kini menjadi Rp35 ribu per penumpang. Nilai pas pelabuhan tersebut akan diintegrasikan ke dalam harga tiket kapal sehingga akan memengaruhi total biaya perjalanan yang dibayarkan penumpang.
Meski terdapat penyesuaian komponen tarif tersebut, PELNI memastikan tetap berkomitmen memberikan layanan transportasi laut yang aman, nyaman, serta terjangkau bagi masyarakat melalui berbagai program yang dijalankan perusahaan, termasuk pemberian diskon tiket selama musim libur sekolah tahun ini.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan momentum libur sekolah merupakan salah satu periode dengan tingkat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Karena itu, program diskon diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses transportasi laut yang lebih terjangkau.
“Melalui program ini, PELNI ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bepergian dengan moda transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mendukung sektor pariwisata serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di berbagai daerah yang terhubung oleh layanan PELNI,” ujar Ditto dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, masyarakat diimbau segera merencanakan perjalanan dan membeli tiket lebih awal karena kuota tiket diskon bersifat terbatas. Jika kuota telah terpenuhi, maka tarif normal akan kembali diberlakukan.
PELNI juga mengingatkan masyarakat agar hanya membeli tiket melalui kanal resmi perusahaan seperti aplikasi PELNI Mobile, website resmi PELNI, Contact Center 162, loket cabang, maupun berbagai mitra penjualan resmi yang telah bekerja sama dengan perusahaan.
Selain itu, pembayaran tiket juga dapat dilakukan secara non-tunai melalui berbagai fasilitas yang telah disediakan, seperti virtual account perbankan dan jaringan ritel modern yang menjadi mitra resmi PELNI.(*)

