Kamis, 15 Januari 2026

Pelni Sediakan 2.000 Tiket Mudik Gratis bagi Warga Batam, Cek Jadwalnya

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapal Pelni KM Kelud.

batampos – PT Pelni kembali membuka program mudik gratis Lebaran 2025 bagi masyarakat yang ingin pulang kampung menggunakan kapal laut. Sebanyak 2.000 tiket gratis disediakan melalui program yang diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk rute Batam-Belawan dan Batam-Tanjung Priok, serta sebaliknya.

Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pendaftaran mudik gratis tersebut.

“Segera akan ada link untuk pendaftaran beserta persyaratannya. Kami imbau masyarakat untuk terus memantau informasi agar tidak kehabisan tiket,” ujarnya, Selasa (11/3).

Dari total 2.000 tiket yang tersedia dengan KM Kelud, rincian Batam-Belawan 600 tiket, Belawan-Batam 600 tiket, Batam- Tanjung Priok, 400 tiket dan Tanjung Priok-Batam: 400 tiket.

Baca Juga: Garuda Indonesia dan Citilink Turunkan Harga Tiket untuk Mudik Lebaran 2025

Selain dari Kemenhub, Persero Batam juga berkontribusi dalam program ini dengan menyediakan 200 tiket mudik gratis. Tiket dari Persero Batam ini berlaku untuk keberangkatan pada 28 Maret 2025, dan pencarian penumpangnya dilakukan langsung oleh Persero Batam.

Sementara itu, Telkomsel turut berpartisipasi dengan menyediakan 200 tiket gratis untuk rute Batam-Tanjung Priok. Para pemudik yang mendapatkan tiket ini akan diberangkatkan menggunakan KM Ngapulu, yang dijadwalkan berangkat pada 28 Maret 2025.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Pelni akan mengoperasikan KM Ngapulu sebagai kapal tambahan. Kapal ini dijadwalkan bersandar di Batam pada minggu terakhir Maret 2025, setelah menyelesaikan proses docking.

“KM Ngapulu akan membantu KM Kelud dalam menampung lonjakan penumpang, terutama pada rute Batam-Tanjung Priok,” jelas Edwin.

Baca Juga: Angin Kencang Hancurkan Atap Pelabuhan Pancung Sekupang

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan tiket mudik gratis ini, Pelni mengimbau agar segera mendaftar saat pendaftaran resmi dibuka.

“Kuotanya terbatas, jadi siapa cepat dia dapat. Kami sarankan masyarakat segera mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan dan terus memantau informasi resmi dari Pelni,” pungkas Edwin. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update