Sabtu, 24 Januari 2026

Pemisahan Jalur Roda Dua dan Empat Masih Disosialisasikan, Risiko Kecelakaan Diharapkan Turun

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas terus melengkapi marka penanda pemisahan jalur sepeda motor dan kendaraan roda empat di jalan Sudirman. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Upaya penertiban lalu lintas melalui pemisahan jalur antara kendaraan roda dua dan roda empat di sejumlah ruas utama Kota Batam terus dimaksimalkan. Hingga pertengahan November, Satlantas Polresta Barelang dan Dinas Perhubungan (Dishub) Batam masih gencar melakukan sosialisasi kepada para pengendara, terutama di Jalan Jenderal Sudirman yang menjadi koridor utama aktivitas masyarakat.

Marka jalur khusus motor berupa simbol sepeda motor di dua lajur kiri kini semakin diperbanyak di berbagai titik. Selain itu, garis marka kuning sebagai pembatas antar lajur juga diperjelas untuk membantu pengendara memahami batas aman saat berpindah jalur. Petugas tampak aktif memberikan arahan langsung di lapangan agar masyarakat membiasakan diri dengan pola berkendara yang baru ini.

Sosialisasi ini, menurut Satlantas Polresta Barelang, merupakan tahap penting sebelum penertiban penuh dilakukan. Petugas di lapangan masih mendapati sebagian pengendara belum disiplin menempati jalur yang sesuai. Namun, mereka optimistis bahwa edukasi yang terus menerus akan membuat masyarakat memahami dan akhirnya membudayakan tertib berlalu lintas.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan kanalisasi juga tetap dilakukan pada jam-jam sibuk, baik pagi maupun sore, mulai dari Simpang KDA hingga Fly Over Laluan Madani. Petugas ditempatkan di titik-titik rawan padat kendaraan seperti depan Dang Anom, Perumahan Plamo, dan Pos 909 untuk memastikan arus tetap terkendali dan menghindari terjadinya crossing kendaraan.

Baca Juga: Tertib Berlalu Lintas Butuh Waktu, Polisi dan Dishub Batam Terus Edukasi Pengguna Jalan Lewat Kanalisasi

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin menegaskan bahwa pemisahan jalur ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan dan mendorong keselamatan sebagai budaya bersama. Ia berharap masyarakat dapat mematuhi aturan yang sudah mulai diterapkan ini demi keselamatan diri sendiri maupun pengendara lain.

“Sosialisasi ini masih terus berjalan. Kami berharap masyarakat bisa tertib dan menyesuaikan diri dengan aturan baru ini. Ini semua demi keselamatan bersama,” ujar Zaenal, Sabtu (14/11).

Menurutnya, penataan jalur ini bukan hanya bertujuan memperlancar arus kendaraan, tetapi juga meminimalkan risiko senggolan antara sepeda motor dan mobil yang kerap terjadi di kawasan padat lalu lintas. Dengan pemisahan jalur yang jelas, pola berkendara diharapkan menjadi lebih teratur.

Satlantas Polresta Barelang mengimbau seluruh pengguna jalan agar mematuhi marka dan arahan petugas. Kepatuhan terhadap jalur, menurut mereka, akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan lalu lintas Kota Batam yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update