Sabtu, 3 Januari 2026

Pemko Batam Bangun Pasar Induk Jodoh Tanpa Bebani APBD

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Firmansyah

batampos– Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan langkah untuk mewujudkan pembangunan Pasar Induk Jodoh tanpa menggunakan dana APBD. Melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Daerah (BMD), proyek pasar modern akan dikerjakan oleh mitra swasta dengan sistem bagi hasil yang tetap menguntungkan daerah.

Sekda Batam, Firmansyah, menjelaskan, skema KSP memungkinkan pihak swasta untuk membangun dan mengelola pasar tanpa mengalihkan hak kepemilikan tanah pemerintah. Sebaliknya, Pemko Batam justru akan menerima manfaat keuangan berupa kontribusi tetap dan pembagian keuntungan setiap tahun selama masa kerja sama berlangsung.

“Ini (skema KSP) sebagai solusi efektif untuk mempercepat penyediaan infrastruktur publik tanpa membebani APBD, sekaligus memperkuat PAD,” katanya, Rabu (12/11).

BACA JUGA: Pemko Batam Gesa Percepatan Pembangunan Pasar Induk Jodoh

Selain manfaat ekonomi, seluruh bangunan hasil kerja sama tersebut nantinya akan menjadi aset milik Pemko Batam setelah jangka waktu 30 tahun berakhir, atau jika kerja sama diputus lebih awal oleh pemerintah. Dengan cara ini, Batam tetap memegang kendali penuh atas aset strategis di pusat kota.

Firman ingin ketelitian dan kepatuhan terhadap aturan dalam proses tender. Ia meminta seluruh panitia bekerja dengan profesional agar pelaksanaan KSP berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Panitia harus benar-benar fokus dan detail dalam mempersiapkan segala hal. Jangan bermain-main. Bekerjalah secara optimal dan profesional agar hasilnya maksimal,” ujar dia.

Ia mengatakan, proyek ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tapi juga memperhatikan aspek estetika dan tata ruang kota. Pembangunan Pasar Induk Jodoh menjadi momentum penataan kembali kawasan Jodoh yang selama ini identik dengan persoalan kekumuhan.

“Pimpinan telah mempercayakan sepenuhnya proses ini kepada panitia. Jadi, ini harus menjadi fokus bersama. Dengan niat baik dan semangat kolaborasi, kita berharap pasar induk yang telah lama diimpikan dapat terwujud di era kepemimpinan Pak Wali dan Bu Wakil (Amsakar-Li Claudia),” kata Firman.

Dalam rapat persiapan tender, panitia pemilihan kerja sama memaparkan terdapat 13 tahapan dalam rencana KSP BMD Pasar Induk Jodoh. Tahapan tersebut diawali dengan pengumuman resmi pertama pada Rabu (12/11) dan pengumuman kedua pada Kamis (13/11) mendatang. (*)

Reporter: Arjuna

Update