
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi yang bersih dan profesional. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun Anggaran 2024 dilakukan secara objektif dan bebas dari praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN).
Hal itu disampaikan Amsakar saat meninjau langsung pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK tahap II di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Batam, lantai 5 Gedung Bersama Pemko Batam, Sabtu (3/5).
Dalam peninjauan tersebut, dia didampingi oleh sejumlah pejabat, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Firmansyah; serta Kepala UPT BKN Imamuddin, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Hasnah.
Di hadapan para peserta ujian, Amsakar menyampaikan bahwa proses seleksi PPPK ini sepenuhnya berbasis komputer dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Sistem ini memungkinkan hasil seleksi ditentukan secara langsung berdasarkan nilai murni yang diperoleh peserta.
“Seleksi ini murni ditentukan oleh nilai. Tidak ada campur tangan pihak mana pun. Semuanya transparan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan seleksi dapat dipantau secara langsung melalui sistem live streaming, sehingga publik maupun keluarga peserta bisa melihat langsung proses ujian secara real time. Ini, lanjutnya, jadi bukti nyata keterbukaan dan akuntabilitas proses seleksi.
Ia mengingatkan bahwa era birokrasi tertutup telah berakhir. Pemko Batam harus menjadi pelopor dalam membangun sistem kerja yang bersih dan profesional agar kepercayaan publik terhadap ASN dapat terus ditingkatkan.
“Kita ingin melahirkan ASN yang kompeten dan berintegritas. Kita butuh SDM yang siap melayani,” ujar Amsakar.
Dalam kesempatan itu, dirinya turut memberikan motivasi langsung kepada para peserta seleksi. Para eserta didorong untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena tidak semua orang memiliki peluang untuk mengikuti seleksi PPPK.
Sebanyak 678 peserta tercatat mengikuti seleksi PPPK tahap II ini, yang berlangsung mulai tanggal 3 sampai 7 Mei. Setiap harinya dibagi ke dalam tiga sesi ujian, dengan pengujian meliputi aspek kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural.
Pemko Batam menaruh harapan besar dari hasil seleksi ini. ASN hasil rekrutmen PPPK dapat mendongkrak kualitas pelayanan publik dan menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing. (*)
Reporter: Arjuna



