
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memobilisasi kekuatan besar aparat dan relawan untuk membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Melalui Apel Siaga Batam Peduli Bencana yang digelar di Simpang Gelael, Batamcentre, Sabtu (6/12), Pemko menegaskan komitmennya bahwa Batam tidak pernah berdiri sendiri ketika saudara sebangsa menghadapi musibah.
Apel dipimpin Sekda Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Katanya, empati Batam harus diterjemahkan dalam aksi nyata dan terkoordinasi.
Baca Juga: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal
“Kita bersimpati terhadap bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kota Batam akan terus berpartisipasi dan menunjukkan empatinya melalui aksi nyata bantuan kemanusiaan,” ujarnya.
Penggalangan dana harus dilakukan dengan cara yang santun, tidak memaksa, dan tetap menjaga kelancaran lalu lintas. Para relawan juga diimbau memberikan pemahaman yang baik kepada warga agar partisipasi masyarakat tumbuh secara alami dan berkesadaran.
Firman turut meminta camat dan lurah menggali lebih banyak potensi dukungan dari masyarakat melalui perangkat RT/RW, sehingga capaian donasi dapat dimaksimalkan.
“Kita ingin seluruh unsur turun, karena bantuan ini bukan sekadar angka, tetapi wujud kepedulian Batam kepada sesama,” katanya.
Baca Juga: Batam Butuh Lebih Banyak Ruang Seperti Ini!
Aksi kemanusiaan ini melibatkan unsur pemerintahan dan relawan secara masif, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, Tagana, Pramuka, hingga Karang Taruna. Seluruh asisten, kepala OPD, camat, dan lurah se-Batam turut hadir, menunjukkan keseriusan Pemko dalam mengonsolidasikan dukungan bagi korban bencana di tiga provinsi tersebut.
Penggalangan dana dilakukan serentak di sejumlah titik dengan relawan turun ke jalan membawa atribut kemanusiaan. (*)
Reporter: Arjuna



