
batampos – Pemko Batam akan melanjutkan pengerjaan proyek prioritas yang sempat tertunda akibat pelemahan ekonomi karena pandemi Covid-19.
Meskipun capaian PAD belum maksimal, pengerjaan proyek prioritas level tinggi akan direalisasikan tahun ini.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam, Suhar, mengatakan ada tiga proyek yang masuk dan 10 proyek prioritas yang sudah di tanda tangani Wali Kota Batam.
Ketiga proyek tersebut dipastikan berjalan tahun ini. Ia menyebutkan tiga proyek sudah masuk tahap lelang, sudah ada pemenang, dan siap dikerjakan.
Suhar menyebutkan tiga proyek prioritas skala tinggi itu yaitu pengerjaan Masjid Agung Batam yang rencananya Juni mulai dikerjakan.
Kedua proyek air bersih yang sudah siap kontrak dan mulai dikerjakan. Ketiga proyek pembangunan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang sudah ada pemenang lelang, dan segera dikerjakan.
“Ini yang skala prioritasnya tinggi dan masuk dalam 10 proyek strategis pemko Batam,” kata dia.
Kesepuluh proyek tersebut berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Suhar berharap pengerjaan berjalan sesuai rencana.
Khusus untuk Masjid Agung Batam, pengerjaan revitalisasi masjid sudah tertunda selama dua tahun akibat refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.
“Jadi tiga proyek itu sangat prioritas. Termasuk bangunan Kantor Disnaker yang sudah tidak layak, dan memang butuh pembangunan baru,” sebutnya.
Disinggung mengenai proyek lainnya, Suhar mengatakan untuk saat ini fokus pada tiga proyek tersebut. Sesuai dengan arahan pimpinan, dan pembangunan melihat ketersediaan anggaran.
“Kami memang usulkan yang sangat prioritas,” imbuhnya.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Yumasnur, mengatakan, ada beberapa proyek yang direncanakan dilanjutkan tahun ini. Beberapa di antaranya juga masuk dalam 10 proyek prioritas Pemko Batam.
“Untuk detailnya saya lupa yang mana saja. Karena yang kami kerjakan cukup banyak. Sehingga saya tidak bisa menyebutkan satu per satu,” kata dia.
Beberapa proyek yang dipastikan dilanjut tahun ini di antaranya, pembenahan simpang basecamp, simpang Tembesi. Serta pelebaran jalan dari basecamp menuju Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.
Selanjutnya pelebaran simpang kata ke arah simpang Kepri Mal di jalur sebelah kiri juga direncakan tahun ini.
Beberapa proyek tersebut termasuk prioritas dikerjakan. Sedangkan untuk lanjutan proyek lainnya juga masih menunggu.
“Melihat ketersediaan anggaran. Kalau kami maunya semua dikerjakan, agar infrastruktur Batam lebih maju,” sebutnya.(*)
Reporter: Yulitavia



